Kusuma, Ilham Jaya (2025) Implementasi Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.540/20 Tentang Harga Eceran Tertinggi Lpg Tabung 3 Kg (Studi Kasus Pada Agen Dan Pangkalan Muslim Di Kabupaten Tegal). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
![]() |
Text
1220043_COVER, BAB I & BAB V.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
1220043_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
![]() |
Text
1220043_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 540/20 Tahun 2024 mengatur HET LPG 3 kg untuk memastikan distribusi subsidi yang tepat dan harga terkendali. Namun, implementasinya di Kabupaten Tegal menghadapi kendala, terutama harga LPG di pangkalan yang sering melebihi HET. Meskipun HET ditetapkan Rp 18.000, temuan di lapangan menunjukkan masyarakat membeli dengan harga Rp 24.000. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini: (1) Bagaimana implementasi Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.540/20 Tahun 2024 tentang Harga Eceran Tertinggi LPG Tabung 3 Kg di Kabupaten Tegal? (2) Apa saja faktor yang mempengaruhi implementasi Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.540/20 Tahun 2024 tentang Harga Eceran Tertinggi LPG Tabung 3 Kg di Kabupaten Tegal? Penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan observasi dan wawancara dengan 2 agen, 5 pangkalan, serta 2 konsumen LPG 3 kg di Kabupaten Tegal. Data sekunder berupa bahan hukum primer (Keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 540/20 Tahun 2024), bahan hukum sekunder (sumber literatur), serta bahan hukum tersier (kamus dan ensiklopedi). Data dianalisis dengan teknik analisis kualitatif model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 540/20 Tahun 2024 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG Tabung 3 kg di Kabupaten Tegal belum sepenuhnya berjalan sesuai aturan. Meskipun di tingkat agen penjualan telah sesuai dengan HET sebesar Rp 15.520 per tabung dengan pengawasan melalui aplikasi Si Melon, audit tahunan, dan inspeksi mendadak, di tingkat pangkalan masih ditemukan pelanggaran. Beberapa pangkalan menjual LPG di atas HET, seperti Pangkalan Bu Tini dengan harga Rp 21.000–Rp 22.000 dan Pangkalan Harbas Rp 20.000. Pengawasan di pangkalan dilakukan melalui aplikasi MAP Lite serta monitoring bulanan oleh agen, namun sanksi seperti Surat Peringatan (SP) dan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) belum diterapkan secara tegas. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan ini meliputi kurangnya pengawasan distribusi LPG 3 kg, minimnya edukasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, dan struktur birokrasi distribusi yang kompleks.
Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: |
|
||||||||
Uncontrolled Keywords: | 3 Kg LPG, HET, Central Java Governor Decree | ||||||||
Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah | ||||||||
Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
Date Deposited: | 12 Mar 2025 02:44 | ||||||||
Last Modified: | 12 Mar 2025 06:20 | ||||||||
URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/12308 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |