Rasionalitas Perceraian di Kalangan Pasangan Long Distance Marriage (LDM) (Studi Kasus di Desa Majalangu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang)

Chairina, Junika Farah (2025) Rasionalitas Perceraian di Kalangan Pasangan Long Distance Marriage (LDM) (Studi Kasus di Desa Majalangu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
1120148_Cover_Bab I & Bab V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
1120148_FullText.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
1120148_LampiranSkripsi.doc.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (618kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Pasangan suami istri terkadang menghadapi situasi di mana mereka tidak dapat tinggal bersama di bawah satu atap karena adanya tuntutan pekerjaan atau kewajiban tertentu. Situasi ini mengharuskan pasangan suami dan istri berpisah baik secara fisik, waktu, dan jarak yang mengakibatkan mereka menjalani hubungan jarak jauh atau long distance marriage (LDM). Kondisi ini seringkali menimbulkan masalah baru dalam keluarga, yang dapat memicu terjadinya perselisihan maupun pertentangan yang merupakan awal terjadinya perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kasus perceraian yang terjadi serta rasionalitas pilihan bercerai pada pasangan yang menjalani long distance marriage (LDM) di Desa Majalangu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang, serta memahami pengalaman dan perspektif mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, di mana peneliti melakukan wawancara mendalam dengan lima narasumber yang menjalani long distance marriage (LDM) dan telah bercerai, untuk menggali pengalaman dan perspektif mereka. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan gambaran yang lebih rinci terkait penyebab perceraian dan proses pengambilan keputusan pasangan long distance marriage (LDM) di Desa Majalangu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Pada tahun 2022, terdapat 9 kasus perceraian yang tercatat secara resmi di Balai Desa Majalangu. Dari 9 kasus tersebut, 5 diantaranya menjalani long distance marriage (LDM). Penyebab utama perceraian perceraian di kalangan pasangan long distance marriage (LDM) di Desa Majalangu sejalan dengan Kompilasi Hukum Islam (KHI) seperti tidak terpenuhinya nafkah, kurangnya tanggung jawab, ketimpangan peran, perselingkuhan, dan faktor ketidakharmonisan hubungan karena suami yang kasar dan suka mabuk-mabukan, yang mana dalam kasus ini, long distance marriage (LDM) berperan sebagai pemicu yang memperburuk kondisi rumah tangga sehingga perceraian menjadi pilihan yang di ambil oleh istri. 2) Dalam perspektif rasionalitas, keputusan istri menggugat cerai suaminya di Desa Majalangu dikaitkan dengan teori Max Weber dan James S. Coleman, dapat dipahami sebagai tindakan rasionalitas instrumental, dimana istri sebagai actor mempertimbangkan keuntungan dan resiko sebelum mengambil keputusan. Dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki, mereka memilih perceraian sebagai solusi untuk mencapai kemandirian ekonomi dan kestabilan hidup, yang mana hal itu dilakukan istri untuk memaksimalkan kualitas kehidupan agar hidup lebih bahagia lahir dan batin tanpa adanya rasa tertekan.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJalaludin, Akhmad197306222000031001-
Uncontrolled Keywords: Perceraian, Long Distance Marriage (LDM), Rasionalitas
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 19 Mar 2025 07:49
Last Modified: 27 Mar 2025 03:54
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/12471

Actions (login required)

View Item View Item