Aman, Muhammad Muchibbul (2025) Pengecualian Asas Ne Eat Iudex Ultra Petita Partium Dalam Perkara Cerai Gugat (Studi atas Putusan Pengadilam Agama Batang Nomor 960/Pdt.G/2023/PA.Btg). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
![]() |
Text
1120060_COVER, BAB I dan BAB V.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
1120060_FULL TEXS.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
![]() |
Text
1120060_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (758kB) |
Abstract
Dalam hukum perdata Indonesia, Asas Ne Eat Iudex Ultra Petita Partium membatasi kewenangan hakim agar tidak memutus perkara melebihi tuntutan para pihak. Asas ini diatur dalam Pasal 178 ayat (3) HIR dan Pasal 189 ayat (3) RBg. Namun, dalam praktiknya, beberapa putusan justru melampaui petitum dengan dalih keadilan substantif. Contohnya, Putusan Pengadilan Agama Batang Nomor 960/Pdt.G/2023/PA.Btg dalam perkara cerai gugat, di mana hakim tidak hanya mengabulkan perceraian, tetapi juga menetapkan hak akses tergugat terhadap anak serta nafkah anak yang tidak diminta dalam petitum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Asas Ne Eat Iudex Ultra Petita Partium dalam perkara cerai gugat serta mengkaji dasar pertimbangan hukum hakim dalam memutuskan perkara yang melebihi petitum di Pengadilan Agama Batang. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, analisis putusan pengadilan, dan perundang-undangan. Bahan hukum meliputi bahan primer, seperti peraturan dan putusan pengadilan, serta bahan sekunder, seperti literatur hukum dan jurnal ilmiah. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk menginterpretasikan penerapan asas hukum dalam putusan yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Putusan Nomor 960/Pdt.G/2023/PA.Btg, hakim melampaui petitum penggugat dengan alasan perlindungan anak dan keadilan substantif. Meski bertujuan menciptakan keadilan lebih luas, putusan ini menimbulkan perdebatan tentang batas diskresi hakim tanpa melanggar kepastian hukum. Penerapan Asas Ne Eat Iudex Ultra Petita Partium dalam perkara cerai gugat masih fleksibel dan bergantung pada interpretasi hakim, berisiko menimbulkan ketidakpastian hukum bagi para pihak. Oleh karena itu, diperlukan pedoman yang lebih jelas untuk menyeimbangkan kepastian hukum dan keadilan substantif dalam peradilan Indonesia. Kata Kunci: Ne Eat Iudex Ultra Petita Partium, Cerai Gugat, Putusan Hakim, Kepastian Hukum, Keadilan Substantif.
Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: |
|
||||||||
Uncontrolled Keywords: | Ne Eat Iudex Ultra Petita Partium, Cerai Gugat, Putusan Hakim, Kepastian Hukum, Keadilan Substantif. | ||||||||
Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
Date Deposited: | 22 Mar 2025 05:23 | ||||||||
Last Modified: | 22 Mar 2025 05:23 | ||||||||
URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/12634 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |