Balistik, Nikita Norma (2025) Determinants of Fraud Prevention in Village Financial Management with the Moderating Role of Individual Morality in Kedungwuni District, Pekalongan Regency. Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
![]() |
Text
4320089_Cover_Bab I & Bab V.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
4320089_Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
![]() |
Text
4320089_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Pemerintah setiap tahun mengalokasikan dana desa untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan dan mendorong kemandirian desa, sesuai dengan target RPJMN 2015-2019. Namun, besarnya anggaran ini juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi terjadinya fraud atau kecurangan dalam pengelolaannya. Untuk itu, pemerintah telah menerapkan berbagai langkah pencegahan, termasuk pembentukan peraturan perundang-undangan dan penguatan pengawasan melalui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Selain peraturan dan pengawasan, faktor kompetensi aparatur, sistem pengendalian internal, budaya organisasi, dan moralitas individu juga dianggap memiliki peran penting dalam pencegahan fraud di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi yang melibatkan aparatur desa di Kecamatan Kedungwuni. Populasi penelitian terdiri dari 16 desa, dan setiap desa diwakili oleh tiga orang, yaitu kepala desa, sekretaris desa, dan pengelola keuangan desa, dengan total sampel terkumpul sebanyak 39 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan software IBM SPSS Statistic 26 untuk menguji hubungan antara variabel-variabel penelitian, termasuk kompetensi aparatur, sistem pengendalian internal, budaya organisasi, moralitas individu, dan pencegahan fraud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal dan budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap pencegahan fraud, sementara kompetensi aparatur tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Moralitas individu ditemukan mampu memperkuat hubungan antara kompetensi aparatur dan sistempengendalian internal terhadap pencegahan fraud, tetapi tidak memoderasi hubungan antara budaya organisasi dan pencegahan fraud.
Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: |
|
||||||||
Uncontrolled Keywords: | Kompetensi Aparatur, Sistem Pengendalian Internal, Budaya Organisasi, Moralitas Individu, Pencegahan Fraud. | ||||||||
Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6.32 Ekonomi Keuangan Islam 600 TECHNOLOGY AND APPLIED SCIENCES (TEKNOLOGI DAN ILMU TERAPAN) > 650 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) > 657 Accounting/Akuntansi |
||||||||
Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Prodi Akutansi Syariah | ||||||||
Depositing User: | UIN Gus Dur Febi | ||||||||
Date Deposited: | 22 Mar 2025 04:49 | ||||||||
Last Modified: | 22 Mar 2025 04:49 | ||||||||
URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/12644 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |