Analisis Putusan Permohonan Dispensasi Nikah Perspektif Maqāṣhid Asy-Syarīʻah Dan Perlindungan Anak (Studi Perbandingan Antara Penetapan Perkara Nomor 181/Pdt.P/2020/Pa.Tas Dan Nomor 15/Pdt.P/2021/Pa.Tas)

Suhaila, Anis (2025) Analisis Putusan Permohonan Dispensasi Nikah Perspektif Maqāṣhid Asy-Syarīʻah Dan Perlindungan Anak (Studi Perbandingan Antara Penetapan Perkara Nomor 181/Pdt.P/2020/Pa.Tas Dan Nomor 15/Pdt.P/2021/Pa.Tas). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

This is the latest version of this item.

[img] Text
1120026_COVER-BAB I DAN BAB V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
1120026_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img] Text
1120026_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Sebuah pernikahan hanya diperbolehkan apabila kedua calon mempelai telah memenuhi beberapa persyaratan, namun seringkali dijumpai dalam masyarakat yang belum mencukupi umur untuk menikah justru sudah memiliki keinginan untuk menikah tersebut, hal ini bisa menjadi penghambat yang menjadi kendala keinginan tersebut. Selain menegaskan mengenai batas umur diperbolehkannya menikah, undang-undang di negara Indonesia juga mempunyai jalan pintas untuk siapa saja yang memiliki niat baik untuk menikah namun terhalang syarat belum tercukupinya umur saat hendak menikah dengan proses mengajukan permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama setempat. Dalam menetapkan perkara dispensasi nikah yang masuk di Pengadilan Agama tentunya seorang hakim tetap mengedepankan pertimbangan sosiologis, historis, dan filosofis. Namun dalam realitanya, terdapat dua penetapan yaitu penetapan Nomor 181/Pdt.P/2020/PA.Tas dan penetapan Nomor 15/Pdt.P/2021/PA.Tas yang mana alasan permohonan keduanya sama-sama terhalang umur saat hendak menikah, sudah saling mengenal satu sama lainnya sehingga keduanya mengaku pernah melakukan hubungan badan sebelum menikah namun tidak sampai hamil, dan mendapatkan penolakan dari Kantor Urusan Agama kecamatan setempat. Akan tetapi hakim dalam menetapkan kedua perkara tersebut mempunyai pertimbangan hukum yang berbeda sehingga dalam amar penetapannya juga berbeda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum kualitatif dengan metode penelitian hukum normatif atau biasa disebut dengan penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kasus (case approuch). Sumber bahan hukum yang digunakan dalam penelitian menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Dalam bahan hukum primer berasal dari dua salinan putusan Pengadilan Agama Tais. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penetapan Nomor 181/Pdt.P/2020/PA.Tas atas pertimbangan hakim untuk menolak dan tidak memberikan izin dispensasi nikah jika dianalisis berdasarkan teori Maqāṣhid Asy-Syarīʻah dan perlindungan anak, ditolaknya permohonan dispensasi tersebut terdapat lebih banyak kemaslahatan dari pada kemudharatannya, sebab akan banyak yang terjaga dan terselamatkan dari adanya penolakan tersebut. Sedangkan dalam penetapan Nomor 15/Pdt.P/2021/PA.Tas atas pertimbangan hakim untuk mengabulkan permohonan izin dispensasi nikah jika dianalisis berdasarkan teori Maqāṣhid Asy-Syarīʻah dan pelindungan anak, dikabulkannya permohonan tersebut justru mencederai aspek perlindungan anak yang seharusnya dicegah untuk melakukan pernikahan pada usia anak sekaligus juga merenggut hak anak untuk memperoleh pendidikan dan mendapatkan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan meningkatkan kecerdasan sesuai minat dan bakat setiap individu pada anak-anak sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak pada Pasal 9 ayat 1 dan Pasal 26 ayat 1 poin c. Kata Kunci: Pertimbangan Hukum, Dispensasi Nikah, Maqāṣid Asy-Syarīʻah, Perlindungan Anak.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAbadi, KhafidUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: : Pertimbangan Hukum, Dispensasi Nikah, Maqāṣid Asy Syarīʻah, Perlindungan Anak.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 24 Mar 2025 02:41
Last Modified: 24 Mar 2025 02:41
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/12754

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item