Kholifah, Siti Nur (2025) Kesadaran Hukum Masyarakat Betawi Dalam Pelunasan Utang Pewaris (Studi Kasus Masyarakat Betawi di Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1120036_Cover_Bab I dan Bab V.pdf Download (659kB) |
|
|
Text
1120036_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
19 LAMPIRAN(2).pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas kesadaran hukum masyarakat Betawi dalam pelunasan utang pewaris di Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat. Fokus penelitian ini berupa kesadaran hukum dalam pelunasan Utang yang terjadi pada Masyarakat Betawi di Kelurahan Kapuk dimana ketika orang tua sudah meninggal, namun baru terungkap bahwa orang tua meninggalkan sejumlah utang dengan posisi harta waris sudah dibagikan kepada ahli waris. Beberapa dari ahli waris tersebut tidak mau untuk melunasi utang orang tua mereka dari harta waris yang diberikan, karna ahli waris merasa kondisi ekonomi yang kurang stabil, serta melunasi utang pewaris mungkin dianggap sebagai beban tambahan yang sulit dipenuhi, sehingga para ahli waris saling lempar tanggung jawab untuk melunasi utang pewaris. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesadaran hukum masyarakat Betawi dalam pelunasan Utang pewaris di Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan ahli waris yang pewarisnya memiliki utang dan tokoh masyarakat, adapun data sekunder diperoleh dari berbagai sumber literatur, arsip yang relevan , dan penelitian terdahulu Hasil penelitian disimpulkan bahwa tingkat kesadaran hukum masyarakat terkait pelunasan utang pewaris berada pada kategori baik. Sebagian besar masyarakat mengetahui bahwa utang pewaris harus dilunasi sebelum pembagian warisan dilakukan, namun pemahaman tersebut lebih didasarkan pada nilai-nilai agama, moral, dan adat, bukan berdasarkan landasan hukum formal seperti Kompilasi Hukum Islam. Umumnya praktik pelunasan utang dilakukan secara informal melalui musyawarah keluarga, tanpa pencatatan hukum yang sah. Adapun faktor yag mempengaruhi tingkat kesadaran hukum masyarakat Kelurahan Kapuk, antara lain: rendahnya literasi hukum, ekonomi yang tidak stabil, kuatnya budaya lokal, peran tokoh masyarakat, disharmoni dalam keluarga, dan dokumentasi utang yang kurang jelas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kesadaran Hukum, Masyarakat Betawi, Pelunasan Utang | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 04:45 | ||||||||
| Last Modified: | 02 Apr 2026 04:45 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/16093 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
