Penalaran dan Argumentasi Hukum Oleh Hakim Pada Putusan Perkara Nomor 262/Pdt.G/2023/PTA Smg. Dan Implikasinya Terhadap Hak Kewajiban Suami Istri

Arifin, Muhammad Lutfi (2025) Penalaran dan Argumentasi Hukum Oleh Hakim Pada Putusan Perkara Nomor 262/Pdt.G/2023/PTA Smg. Dan Implikasinya Terhadap Hak Kewajiban Suami Istri. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
1121119_COVER, BAB I & BAB V.pdf

Download (876kB)
[img] Text
1121119_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
1121119_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Konflik dan pertengkaran antara suami dan istri adalah hal yang umum, namun inilah yang menjadi pemicu perceraian. Dalam kasus banding Majelis Hakim tingkat banding tidak sependapat dengan Majelis Hakim tingkat pertama, dalam konvensi memberi izin kepada Pemohon untuk menjatuhkan talak satu raj`i terhadap Termohon, dengan alasan pertengkaran terus-menerus antara suami dan istri. Sedangkan dalam rekonvensi membatalkan Putusan Pengadilan Agama Pekalongan Nomor 149/Pdt.G/2023/PA Pkl, maka status hubungan Pemohon dan Termohon tetap menjadi suami istri. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dan empiris, yaitu penelitian hukum yang berfokus pada kajian terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan putusan pengadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus terhadap putusan nomor 262/Pdt.G/2023/PTA Smg . Sedangkan data pendukung diperoleh melalui wawancara dengan Hakim Pengadilan Tinggi Agama Semarang, untuk memperkuat analisis terhadap penalaran dan argumentasi hukum dalam putusan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hakim menggunakan penalaran deduktif, dengan dasar Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 19 huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975. Hakim berpendapat alasan perceraian tidak terbukti, sehingga perkawinan tidak dapat diputus. Implikasinya, hak dan kewajiban suami istri tetap berlaku. Putusan ini mencerminkan penerapan teori keadilan yang menekankan keseimbangan antara kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan substantif

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMuhtarom, AliUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Penalaran Hukum, Argumentasi, Putusan Perceraian, Hak dan Kewajiban Suami Istri, Teori Keadilan
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 05 Jan 2026 04:09
Last Modified: 05 Jan 2026 04:09
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/17237

Actions (login required)

View Item View Item