Harmonisasi Komunikasi Antar Pemuka Organisasi Keagamaan (Studi Kasus pada Organisasi Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama) di Desa Bener Kecamatan Wiradesa

Najib, M. Fikrun (2025) Harmonisasi Komunikasi Antar Pemuka Organisasi Keagamaan (Studi Kasus pada Organisasi Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama) di Desa Bener Kecamatan Wiradesa. Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
3419132_BAB 1 DAN BAB 5-DP.pdf

Download (1MB)
[img] Text
3419132_FULL TEXT-B5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
3419132_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harmonisasi komunikasi antar pemuka organisasi keagamaan LDII, NU, dan Muhammadiyah di Desa Bener Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses harmonisasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisai komunikasi yang terjalin antar organisasi keagamaan di Desa Bener, dapat dilihat dari prinsip/iklim harmonisasi komunikasi. Pertama, Ketiga organisasi keagamaan memiliki prinsip keterbukaan dan transparansi melalui masjid sebagai media penyampaian informasi. Kedua, prinsip empati memahami satu sama lain yang ditunjukkan ketika kepedulian terhadap warga yang terkena musibah. Ketiga, Pemahaman budaya yang masih kurang di Desa Bener yaitu timbulnya kesalahpahaman, dan menilai buruk kegiatan yang dilakukan organisasi keagamaan lain. Keempat, komunikasi dua arah dilakukan dengan forum diskusi untuk menyelesaikan konflik. Kelima, Menghargai perbedaan, disampaikan dan didorong oleh pemimpin organisasi keagamaan masing-masing. Faktor pendukung internal: a) Kesadaran untuk saling menghargai, membantu dan menghormati; b) Sikap bijaksana dalam menerima perbedaan; c) Adanya kolaborasi/kerjasama. Sedangkan faktor penghambat: a) Perbedaan ajaran agama; b) Ketidakpahaman budaya, dan ; c) Keterbatasan waktu. Faktor pendukung eksternal: a) Maraknya seruan toleransi dari pemerintah. b) Media Masa yang digunakan dengan bijak. Faktor penghambat; a) Penyebaran informasi yang keliru; dan b) Pengaruh isu dari luar desa. Penelitian ini menunjukkan bahwa harmonisasi komunikasi antar pemuka organisasi keagamaan dapat terwujud melalui kesadaran dan komitmen bersama untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorUla, MiftahulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Harmonisasi Komunikasi, LDII, NU, Muhammadiyah
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.5 Pers dan Media Massa Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 300 Sociology and Anthropology(Sosiologi dan Antropologi) > 302.2 Communication/Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 07 Jan 2026 07:33
Last Modified: 07 Jan 2026 07:33
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/17320

Actions (login required)

View Item View Item