Pratama, Muhammad Haidar Dzaky (2025) Efektivitas Penerapan Sema Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Dalam Menekan Angka Perceraian Karena Pertengkaran Terus-Menerus (Studi Di Pengadilan Agama Batang). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1121001_Cover_Bab I & Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1121001_FullText.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
1121001_LampiranSkripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 Tahun 2022 mengatur perceraian akibat perselisihan terus-menerus dengan syarat pisah tempat tinggal minimal enam bulan, bertujuan menekan angka perceraian. Namun, peningkatan kasus perceraian di Kabupaten Batang menimbulkan pertanyaan tentang efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas SEMA Nomor 1 Tahun 2022 di Pengadilan Agama Batang dalam upaya perdamaian dan penurunan angka perceraian, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, berfokus pada studi kasus di Pengadilan Agama Batang untuk memahami penerapan hukum (law in action). Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan Hakim Pengadilan Agama Batang, sementara data sekunder berasal dari SEMA Nomor 1 Tahun 2022, data perkara perceraian (2019-2021 sebelum dan 2022-2025 semester pertama sesudah SEMA) & literatur ilmiah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan SEMA Nomor 1 tahun 2022 telah efektif dalam menekan angka perceraian dengan kepastian hukum syarat minimal enam bulan pisah tempat tinggal, serta didukung oleh komitmen tinggi para hukum, namun belum optimal karena kepatuhan masyarakat terhadap SEMA lebih cenderung bersifat transaksional (Compliance), yaitu untuk menghindari penolakan permohonan atau sanksi prosedural, bukan karena pemahaman terhadap tujuan SEMA untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga. adapun, Faktor pendorongnya dari para hakim, dan ketersediaan sarana mediasi yang memadai. Akan tetapi, faktor penghambatnya adalah rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai isi dan tujuan SEMA secara jelas. Saran yang diperlukan ialah, sosialisasi dan edukasi holistik untuk meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai SEMA demi efektivitas maksimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | SEMA No. 1 Tahun 2022, Perceraian, Efektivitas Hukum, Pengadilan Agama Batang, Kepatuhan Hukum. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 07:31 | ||||||||
| Last Modified: | 06 Jan 2026 07:31 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/17398 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
