Analisis Faktor Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Rowolaku Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan

Aminah, Siti (2022) Analisis Faktor Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Rowolaku Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
2118133_Bab1&5.pdf

Download (5MB)
[img] Text
2118133_Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img] Text
2118133_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan nonformal yang eksistensinya masih diakui oleh masyarakat hingga saat ini. Pondok pesantren menerapkan sistem asrama, di mana para santri menerima pendidikan agama melalui sistem pengajian atau madrasah yang sepenuhnya berada di bawah kedaulatan dan kepemimpinan seorang atau beberapa orang kiai. Pondok pesantren memiliki ciri khas yang bersifat kharismatik serta independen dalam berbagai aspek. Sebagai sebuah lembaga pendidikan, pesantren memiliki tujuan yang dirumuskan secara jelas sebagai acuan dalam pelaksanaan program-program pendidikan yang diselenggarakannya. Tujuan didirikannya pondok pesantren pada dasarnya terbagi menjadi dua, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum pondok pesantren adalah membimbing para santri agar menjadi manusia yang berkepribadian Islam dan mampu mengamalkan ilmu agamanya sebagai mubaligh di tengah masyarakat. Adapun tujuan khususnya adalah mempersiapkan para santri agar menjadi orang yang ahli dalam bidang agama serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana bentuk penerapan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Pekalongan? dan (2) Faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Pekalongan? Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) bentuk penerapan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Pekalongan, serta (2) faktor-faktor yang memengaruhi kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Pekalongan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini mengkaji analisis faktor kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Rowolaku, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung terhadap objek penelitian dengan mengumpulkan data-data konkret sesuai dengan permasalahan yang dikaji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari secara intensif latar belakang, interaksi, serta lingkungan yang terjadi pada satuan sosial, baik individu, kelompok, lembaga, maupun komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penerapan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah meliputi beberapa kegiatan. Pertama, pelaksanaan shalat berjamaah. Kedisiplinan dalam shalat berjamaah berdampak pada kedisiplinan santri dalam aspek kehidupan lainnya. Kedua, pengaturan waktu, baik waktu belajar maupun waktu tidur. Hal ini didukung dengan adanya peraturan pengumpulan telepon genggam pada pukul 17.00–21.00 dan pukul 22.00–06.00, atau setelah selesai mengaji Al-Qur’an. Ketiga, kegiatan ta’lim yang mempelajari kitab-kitab, seperti Ta’lim Muta’allim, Tafsir Jalalain, dan Kasyifatus Syaja. Dalam pembahasan kitab-kitab tersebut, ustadz menyisipkan nasihat-nasihat kepada santri, termasuk sindiran halus terkait kedisiplinan, agar santri menyadari apakah mereka telah mematuhi peraturan yang berlaku atau sebaliknya. Keempat, kegiatan deresan Al-Qur’an yang dilaksanakan secara berkelompok, dengan pengelompokan santri berdasarkan kelas bawah, kelas tengah, dan kelas atas. Dalam kegiatan ini, santri juga diabsen oleh pengurus sebagai bentuk antisipasi agar santri mengikuti kegiatan deresan sesuai dengan kelasnya dan melaksanakannya secara tertib. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah meliputi beberapa hal. Faktor pertama adalah kesadaran yang timbul dari dalam diri santri itu sendiri. Faktor kedua adalah semangat, kekompakan, dan keteladanan dari jajaran dewan pengurus pondok. Ketika pengurus mampu menjadi teladan yang baik, maka akan muncul kewibawaan sehingga santri merasa segan untuk melanggar peraturan yang telah ditetapkan. Faktor ketiga adalah faktor teman atau pergaulan, yang meskipun bukan faktor utama, tetap dapat memengaruhi kedisiplinan santri. Faktor keempat adalah penggunaan telepon genggam. Banyak santri yang terlena akibat penggunaan telepon genggam secara berlebihan. Oleh karena itu, dengan adanya peraturan pengumpulan telepon genggam pada waktu-waktu tertentu, diharapkan santri mampu mengontrol penggunaannya sehingga dapat lebih disiplin dan mampu mengatur waktu dengan baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorKhobir, AbdulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kedisiplinan Santri, Pondok Pesantren
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Ida Royani
Date Deposited: 29 Jan 2026 04:03
Last Modified: 29 Jan 2026 04:03
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/17771

Actions (login required)

View Item View Item