Zahrotun, Salsa (2026) Pengawasan Sistem Merit Pasca Pembubaran Komisi Aparatur Sipil Negara Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 121/PUU-XXII/2024 (Studi Promosi Jabatan pada Pemerintah Kota Pekalongan). Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
10322116_COVER_BAB I & V.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
10322116_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
10322116_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pengawasan sistem merit merupakan prinsip fundamental dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertujuan mewujudkan birokrasi yang profesional, objektif, dan akuntabel. Pengawasan terhadap penerapan sistem merit sebelumnya dilaksanakan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebagai lembaga independen, namun pembubaran KASN melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 121/PUU-XXII/2024 menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan serta efektivitas mekanisme pengawasan sistem merit, khususnya pada tingkat pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan pengawasan sistem merit pasca pembubaran KASN serta implementasi pengawasan sistem merit dalam promosi jabatan ASN di Pemerintah Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Pekalongan dan Inspektorat Daerah Kota Pekalongan serta studi dokumen terkait pengisian jabatan ASN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan sistem merit pasca pembubaran KASN dialihkan kepada Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara, yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena lembaga yang menyusun kebijakan juga menjalankan fungsi pengawasan. Selain itu, implementasi pengawasan sistem merit dalam promosi jabatan ASN di Pemerintah Kota Pekalongan pasca pembubaran KASN belum sepenuhnya optimal dalam menjaga objektivitas dan transparansi proses promosi jabatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme pengawasan serta pengaturan kelembagaan yang lebih jelas untuk menjamin konsistensi penerapan sistem merit dalam manajemen ASN di tingkat daerah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Merit; Pengawasan Aparatur Sipil Negara; Reformasi Birokrasi; Promosi Jabatan; Tata Kelola Pemerintahan | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6.2 Politik Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 342 Constitutional and Administrative Law/Hukum Tata Negara |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Tata Negara | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 03:38 | ||||||||
| Last Modified: | 06 Apr 2026 03:38 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
