STORYTELLING SEBAGAI METODE DAKWAH BIL-LISAN : STUDI SEGMEN KISAH HOROR WAWAK DALAM CHANNEL YOUTUBE NADIA OMARA

Fuaddah, Syifaul (2026) STORYTELLING SEBAGAI METODE DAKWAH BIL-LISAN : STUDI SEGMEN KISAH HOROR WAWAK DALAM CHANNEL YOUTUBE NADIA OMARA. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30422028_Bab I dan Bab V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
30422028_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
30422028_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis struktur storytelling sebagai metode dakwah bil-lisan serta mengidentifikasi teknik infiltrasi nilai-nilai Islam dalam segmen Kisah Horor Wawak pada channel YouTube Nadia Omara. Latar belakang penelitian ini berangkat dari perkembangan media digital yang semakin pesat, khususnya platform YouTube yang menjadi salah satu media populer dalam penyebaran informasi, hiburan, maupun pesan moral dan keagamaan. Di tengah maraknya konten hiburan digital, Storytelling menjadi pendekatan yang efektif dalam menyampaikan pesan karena mampu memadukan unsur narasi, emosi, dan pengalaman yang dekat dengan kehidupan audiens. Segmen Kisah Horor Wawak yang disajikan oleh Nadia Omara tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sering menyisipkan pesan moral dan nilai-nilai keIslaman melalui alur cerita yang disampaikan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana struktur storytelling yang digunakan sebagai metode dakwah bil-lisan dalam segmen Kisah Horor Wawak serta bagaimana teknik infiltrasi nilai-nilai Islam yang diinfiltrasikan dalam cerita tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Data penelitian diperoleh melalui observasi dan dokumentasi terhadap konten Kisah Horor Wawak yang diunggah pada channel YouTube Nadia Omara. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan beberapa kriteria, yaitu konten termasuk dalam segmen Kisah Horor Wawak, diunggah pada periode Mei 2025, mengandung nilai-nilai Islam, serta memiliki jumlah interaksi audiens yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur storytelling dalam segmen Kisah Horor Wawak mengikuti pola naratif yang terdiri dari pengenalan, konflik, klimaks, dan resolusi. Struktur tersebut mampu membangun keterlibatan emosional audiens sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami. Selain itu, nilai-nilai Islam diinfiltrasikan melalui beberapa teknik komunikasi persuasif, seperti teknik fear arousal, teknik partisipatif, teknik pay off idea, teknik emotional appeal, teknik tataan. Nilai-nilai yang muncul dalam cerita meliputi aspek akidah, akhlak, dan syariat yang disampaikan secara implisit melalui pengalaman tokoh, konflik cerita, serta pesan moral di akhir cerita. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa storytelling dalam segmen Kisah Horor Wawak dapat berfungsi sebagai metode dakwah bil-lisan yang efektif di media digital. Melalui pendekatan cerita yang menarik dan emosional, pesan-pesan Islam dapat disampaikan secara halus tanpa terkesan menggurui, sehingga lebih mudah diterima oleh audiens.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMazaya, VykiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Storytelling, dakwah Bil-Lisan, Infiltrasi nilai Islam, YouTube, Kisah Horor Wawak
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.59 Pers dan Media Massa Islam di Lokasi Tertentu
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 300 Sociology and Anthropology(Sosiologi dan Antropologi) > 302.2 Communication/Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 06 Apr 2026 04:19
Last Modified: 06 Apr 2026 04:19
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18217

Actions (login required)

View Item View Item