Coping Religius Melalui Praktik Ibadah Dalam Mengatasi Kecemasan Menghadapi Kematian Pada Lansia Di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (Ppslu) Bisma Upakara Pemalang

Liyanti, Chika Novi (2026) Coping Religius Melalui Praktik Ibadah Dalam Mengatasi Kecemasan Menghadapi Kematian Pada Lansia Di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (Ppslu) Bisma Upakara Pemalang. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H bdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30322036_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (5MB)
[img] Text
30322036_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Text
30322036_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Lansia sering disertai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang dapat memicu munculnya kecemasan, khususnya kecemasan dalam menghadapi kematian. Penurunan kondisi kesehatan, keterbatasan fisik, pengalaman kesepian, serta perasaan belum siap secara spiritual menjadi faktor yang memperkuat kecemasan tersebut. Kecemasan menghadapi kematian merupakan salah satu permasalahan psikologis yang sering dialami oleh lansia, khususnya yang berada di panti sosial. Berdasarkan masalah diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini terdiri atas dua rumusan masalah yaitu gambaran kecemasan dalam menghadapi kematian pada lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Bisma Upakara Pemalang. Coping religius melalui praktik ibadah dalam mengatasi kecemasan menghadapi kematian pada lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Bisma Upakara Pemalang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kecemasan dalam menghadapi kematian pada lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Bisma Upakara Pemalang. Untuk mengetahui coping religius melalui praktik ibadah dalam mengatasi kecemasan menghadapi kematian pada lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Bisma Upakara Pemalang. Penelitian ini penulis menggunkan penelitian kualitatif deskritif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan keilmuan tasawuf dan Psikoterapi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan salam penelitian ini adalah dengan analisis reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (Conclution Drawing). Berdasarkan hasil penelitian, kecemasan menghadapi kematian pada lansia di PPSLU Bisma Upakara Pemalang bersifat kompleks, meliputi rasa takut akan berakhirnya hidup, kesepian, ketidakpastian setelah kematian, hingga kekhawatiran terhadap orang yang ditinggalkan. Kecemasan ini dipengaruhi oleh kondisi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Lansia cenderung menggunakan coping religius positif, seperti berdoa, zikir, dan salat, serta memaknai hidup sebagai ketentuan Tuhan. Praktik ibadah membantu menenangkan pikiran, mengendalikan kecemasan, dan memberi rasa aman. Selain itu, coping religius juga mendorong peningkatan ibadah dan pemaknaan hidup. Dengan demikian, coping religius melalui praktik ibadah efektif membantu lansia mengurangi kecemasan dan mencapai ketenangan batin.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
UNSPECIFIEDSubhi, M. Rifa'iUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Coping Religius, Kecemasan Menghadapi Kematian
Subjects: 100 PHILOSOPHY AND PSYCHOLOGY (FILSAFAT DAN PSIKOLOGI) > 100 Philosophy and Psychology (Filsafat dan Psikologi) > 106 Organizations and Management Philosophy/Organisasi dan Manajemen di Bidang Filsafat
200 RELIGION (AGAMA) > 200 Religious Mythology, Social Theology (Mitos Keagamaan, Teologi Sosial) > 205 Religious Ethics/Etika Keagamaan, Etika Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 06 Apr 2026 06:54
Last Modified: 06 Apr 2026 06:54
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18296

Actions (login required)

View Item View Item