ANALISIS FENOMENOLOGI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KASUS PELECEHAN SEKSUAL DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM WILAYAH BATANG

Nurhidayah, Ika Amiliya (2026) ANALISIS FENOMENOLOGI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KASUS PELECEHAN SEKSUAL DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM WILAYAH BATANG. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30422090_COVER, BAB I & BAB V.pdf

Download (762kB)
[img] Text
30422090_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
30422090_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (482kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Batang terhadap kasus pelecehan seksual yang terjadi di lembaga pendidikan Islam di wilayah mereka dan bagaimana makna eksistensial yang hadir di balik persepsi tersebut. Latar belakang penelitian ini berangkat dari banyaknya kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan lembaga pendidikan Islam wilayah batang. Di mana situasi ini berpotensi menimbulkan pertanyaan dalam diri masyarakat karena tidak sejalan dengan sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi; wawancara mendalam dengan masyarakat umum, wali santri, alumni pesantren, dan tokoh masyarakat; serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan Interpretative Phenomenon Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 10 tema utama yang menunjukkan persepsi masyarakat Batang terhadap kasus pelecehan seksual yang terjadi di lembaga pendidikan Islam di wilayah sekitarnya. Di mana masing-masing persepsi tersebut memiliki makna fenomenologis (eksistensial). Persepsi tersebut mulai dari adanya keterkejutan moral, ketidakpercayaan, dan disonansi yang menunjukkan makna eksistensial berupa keruntuhan makna “figur suci” dan pengkhianatan terhadap amanah sosial; hingga persepsi yang menganggap kasus pelecehan seksual sebagai peristiwa serius yang meninggalkan dampak institusional dan sosial, yang menyimpan makna eksistensial berupa rasa malu dan luka sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kasus pelecehan seksual yang terjadi di lembaga pendidikan Islam merupakan fenomena yang menyingkap kelemahan dunia religius, sekaligus membuka ruang kontemplasi guna menumbuhkan keberadaan yang lebih sejati, bertanggung jawab, dan berdasarkan pada kepedulian sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMukoyimah, MukoyimahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Fenomenologi; Pelecehan Seksual; Lembaga Pendidikan Islam
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.5 Pers dan Media Massa Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 300 Sociology and Anthropology(Sosiologi dan Antropologi) > 302.2 Communication/Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 06 Apr 2026 07:33
Last Modified: 06 Apr 2026 07:33
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18303

Actions (login required)

View Item View Item