Amaliyah, Sofi (2026) PERBANDINGAN ATURAN BATAS USIA HADANAH DI INDONESIA DAN BRUNEI DARUSSALAM PERSPEKTIF MAQASID SYARIAH. Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1121016_COVER, BAB I & BAB V.pdf Download (909kB) |
|
|
Text
1121016_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
1121016_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
ABSTRAK SOFI AMALIYAH, 2026 Perbandingan Aturan Batas Usia Hadanah di Indonesia dan Brunei Darussalam Perspektif Maqasid Syariah, Skripsi Fakultas Syariah Prodi Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Pembimbing: Achmad Umardani, M. Sy. Penelitian ini membahas perbandingan pengaturan batas usia hadanah di Indonesia dan Brunei Darussalam serta analisisnya berdasarkan perspektif maqāṣid syarī‘ah. Permasalahan yang dikaji meliputi perbedaan ketentuan batas usia hak asuh anak di kedua negara dan relevansinya dengan prinsip kemaslahatan dalam hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pendekatan hukum masing-masing negara dalam menentukan hak asuh anak serta implikasinya terhadap perlindungan hak anak. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian hukum keluarga Islam, dan secara praktis dapat menjadi rujukan dalam penyelesaian sengketa hadanah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur fiqh, dan doktrin hukum terkait hadanah di Indonesia dan Brunei Darussalam. Analisis dilakukan secara komparatif untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan pengaturan serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip maqāṣid syarī‘ah dalam menjaga kemaslahatan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara menempatkan ibu sebagai pengasuh utama anak yang belum mumayiz dengan mekanisme berbeda. Indonesia menetapkan batas usia 12 tahun sebagai kriteria mumayiz sehingga memberikan kepastian hukum, sedangkan Brunei Darussalam tidak menetapkan batas usia tetap dan lebih menekankan penilaian individual. Dari perspektif maqāṣihd syarī‘ah dan mashlahah mursalah, kedua sistem selaras dengan prinsip hifz al-din, hifz al aql, hifẓ al-nasl, hifẓ al nafs, dan hifẓ al-māl dalam menjamin perlindungan dan kesejahteraan anak. Kata kunci: hadanah, maqāṣid syariah, batas usia, perlindungan anak
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | hadanah, maqāṣid syariah, batas usia, perlindungan anak | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 06:33 | ||||||||
| Last Modified: | 08 Apr 2026 06:33 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18335 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
