STUDI NETNOGRAFI ‘ASHABIYAH DI PLATFORM YOUTUBE DAN FACEBOOK

Afiana, Lia (2026) STUDI NETNOGRAFI ‘ASHABIYAH DI PLATFORM YOUTUBE DAN FACEBOOK. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30422004_COVER, BAB I & BAB V.pdf

Download (881kB)
[img] Text
30422004_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
30422004_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (65kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku ‘ashabiyah mengenai polemik nasab Klan Ba’alawi yang terjadi di Platform YouTube dan Facebok dengan menggunakan studi netnografi. Latar Belakang penelitian ini berawal dari adanya isu pembatalan nasab Klan Ba’alawi pada tahun 2023 yang memunculkan isu elitisme dikalangan Habib bernasab Ba’alawi, serta risiko krisis identitas kultural Hadrami. Hal ini menjadi penting karena isu pembatalan nasab masih saja terjadi hingga saat ini meskipun intensitasnya tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Konflik tersebut semakin penting mengingat nasab Ba’alawi merupakan nasab terbanyak yang ada di Indonesia yang berasal dari negara Yaman hingga abad 21 jumlahnya sudah lebih dari 80.000 jiwa. Tokoh-tokoh besar agama islam juga didominasi oleh golongan Ba’alawi seperti Habib Lutfi bin Yahya, Habib Ali bin Husain al-Attas, Habib Hasan bin Muhammad al-Hadad, Habib Taufik bin Abdul Qadir Assegaf. Analisis data dilakukan melalui netnografi empat langkah yaitu interpretasi, iterasi, instansiasi, dan integrasi. Pendekatan netnografi menyesuaikan objek penelitian yang berada di platform media sosial YouTube dan Facebook. Jenis penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi menggunakan tahapan dalam studi netnografi, dan melakukan dokumentasi pada temuan unggahan foto, video, dan teks, serta komentar terkait polemik nasab Ba’alawi. Hasil penelitian menunjukkan ‘ashabiyah yang terjadi di platform YouTube dan Facebook terbagi menjadi kelompok pro, kontra, dan netral terhadap isu pembatalan nasab. Tiga kelompok tersebut terepresentasi melalui narasi yang digunakan dalam unggahan dan komentar. Faktanya, narasi setiap kelomok berbeda meski dalam kelompok yang sama, budaya komunikasi yang digunakan juga tidak mesti sama oleh setiap akun pengguna. Melalui analisis menggunakan netnografi, ditemukan kecocokan antara hipotesa awal dengan kondisi riil dan teori yang digunakan. Seluruh hasil analisis diperoleh melalui unggahan, dan komentar. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwasanya melalui tahapan interpretasi, iterasi, instansiasi, dan integrasi, analisis netnografi perilaku‘ashabiyah di platform YouTube dan Facebook membentuk polariasi kelompok pro, kontra, dan netral. Masing-masing narasi pro dan kontra memiliki gaya bahasa yang berbeda meskipun dalam satu kelompok yang sama namun masih dalam satu ‘ashabiyah yang sama.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHidayatullah, AhmadUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: : ‘Ashabiyah , Facebook , Studi Netnografi, YouTube.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.5 Pers dan Media Massa Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 300 Sociology and Anthropology(Sosiologi dan Antropologi) > 302.2 Communication/Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 06 Apr 2026 08:17
Last Modified: 06 Apr 2026 08:17
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18340

Actions (login required)

View Item View Item