Putri, Hasna Ananda (2026) TINJAUAN MAQASHID SYARIAH TERHADAP KONSEP CO-PARENTING DALAM KELUARGA MUSLIM PASCA PERCERAIAN (Studi Kasus di Desa Tanjungsari Kecamatan Tersono Kabupaten Batang ). Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1121117_COVER, BAB I & BAB V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
1121117_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
1121117_LAMPIRAN..pdf Restricted to Repository staff only Download (591kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya angka perceraian yang berdampak pada problem pengasuhan anak pasca perceraian, khususnya dalam keluarga Muslim. Perceraian seringkali menyebabkan terputusnya relasi anak dengan salah satu orang tua, sehingga pemenuhan hak-hak anak menjadi kurang optimal. Di Desa Tanjungsari Kecamatan Tersono Kabupaten Batang, terdapat praktik co parenting, yaitu kerja sama antara kedua orang tua dalam mengasuh anak meskipun telah bercerai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik co-parenting dipahami dan diimplementasikan dalam keluarga Muslim pasca perceraian serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip maqashid syariah. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis Empiris dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga pasangan yang telah bercerai dan menerapkan co-parenting. Data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan, peraturan perundang-undangan, serta dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan perspektif maqashid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik co-parenting di Desa Tanjungsari dilakukan dalam bentuk kerja sama pembagian waktu, tanggung jawab pendidikan, pemenuhan kebutuhan ekonomi, serta komunikasi terkait perkembangan anak. Ditinjau dari perspektif maqashid syariah, co-parenting sejalan dengan tujuan syariat dalam menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta anak. Keterlibatan kedua orang tua terbukti mendukung stabilitas emposional, pendidikan, serta kesejahteraan anak secara lebih komprehensif. Dengan demikian, co-parenting dapat dipandang sebagai model pengasuhan yang relevan dan solutif dalam konteks hukum keluarga Islam Kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Co-Parenting, Perceraian, Pengasuhan Anak, Maqashid Syariah, Hukum Keluarga Islam. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 06:34 | ||||||||
| Last Modified: | 08 Apr 2026 06:34 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18390 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
