Malika, Balgis (2026) Bimbingan Islami Melalui Kajian Kitab Nashaihul ‘Ibad Dalam Mencegah Quarter Life Crisis Mahasantri Di Pondok Pesantren Ittihadus Syafi'iyah Rowolaku Kajen. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
30522012_Cover_Bab I dan Bab V.pdf Download (568kB) |
|
|
Text
30522012_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
21 LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (264kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi Quarter Life Crisis (QLC) pada mahasantri serta mendeskripsikan proses bimbingan Islami melalui kajian kitab Nashaihul ‘Ibad dalam mencegah QLC di Pondok Pesantren Ittihadus Syafi’iyah Rowolaku Kajen. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena mahasantri yang mengalami kebingungan arah hidup, kecemasan masa depan, ketakutan akan kegagalan, serta kesulitan menyeimbangkan tuntutan akademik dan kegiatan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan sumber data ustadz, pengasuh pondok, serta mahasantri. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi QLC ditandai dengan belum jelasnya tujuan hidup, pencapaian yang belum sesuai harapan, ketakutan terhadap kegagalan, kebingungan dalam pengambilan keputusan, kecenderungan membandingkan diri, serta perasaan tidak mampu. Kondisi ini berdampak pada menurunnya motivasi dan ketidakstabilan emosional. Setelah mengikuti bimbingan Islami melalui kajian kitab Nashaihul ‘Ibad, mahasantri menunjukkan perubahan positif berupa meningkatnya ketenangan, sikap optimis, serta berkembangnya nilai spiritual seperti ikhlas, sabar, ridha, dan tawakal. Pelaksanaan bimbingan dilakukan melalui tahap pembukaan, inti, dan penutup, dengan materi yang dikaitkan pada kondisi psikologis mahasantri. Hal ini menunjukkan bahwa kitab Nashaihul ‘Ibad relevan sebagai media bimbingan Islami karena mampu membantu mengelola kecemasan dan memperkuat kesadaran diri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan Islami melalui kajian kitab Nashaihul ‘Ibad dapat mencegah Quarter Life Crisis mahasantri di pondok pesantren Ittihadus Syafiiyah Rowolaku kajen
Actions (login required)
![]() |
View Item |
