Maulana, Iqbal Fahmi (2026) Peran Pondok Pesantren Dalam Pembentukan Karakter Religius Santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Asy- Syifaa’ Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
20122267_COVER, BAB I & BAB V.pdf Download (555kB) |
|
|
Text
20122267_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (966kB) |
|
|
Text
20122267_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (585kB) |
Abstract
Permasalahan krisis moral dan menurunnya karakter religius pada generasi muda menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan saat ini. Berbagai fenomena seperti kenakalan remaja, kurangnya kedisiplinan, serta lemahnya nilai spiritual menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya dituntut mencetak individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. Dalam konteks ini, pondok pesantren hadir sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius santri melalui sistem pendidikan yang terintegrasi antara pembelajaran, pembiasaan, dan keteladanan. Namun, peran tersebut perlu dikaji lebih mendalam untuk mengetahui bentuk implementasi serta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis peran Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Asy-Syifaa’ dalam pembentukan karakter religius santri, dan 2) mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam proses pembentukan karakter religius tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Asy-Syifaa’ memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius santri melalui berbagai kegiatan yang terstruktur dan berkesinambungan, seperti pembelajaran ilmu agama, program tahfidz Al-Qur’an, pembiasaan ibadah, serta penerapan aturan dan budaya pesantren. Nilai-nilai karakter religius yang terbentuk meliputi kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, dan toleransi. Proses pembentukan karakter dilakukan melalui metode keteladanan, pembiasaan, serta pengawasan yang intensif dalam kehidupan sehari-hari santri. Adapun faktor pendukung meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, peran aktif pengasuh, ustadz dan pengurus pondok, serta sistem kegiatan yang terjadwal. Sedangkan faktor penghambat antara lain perbedaan latar belakang santri dan keterbatasan adaptasi individu. Dengan demikian, pondok pesantren terbukti berperan signifikan dalam membentuk karakter religius santri melalui sistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan. Oleh karena itu, model pendidikan pesantren dapat dijadikan sebagai alternatif dalam penguatan pendidikan karakter, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai religius pada generasi muda
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Peran Pondok Pesantren, Karakter Religius, Santri | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Ftik | ||||||||
| Date Deposited: | 26 May 2026 02:22 | ||||||||
| Last Modified: | 26 May 2026 02:22 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18526 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
