Penerapan Doa Untuk Mencegah Tantrum Pada Anak Autisme Di Rumah Belajar Dan Rehabilitasi An-Najwa Tegal

Maulayanisa, Taghsya (2026) Penerapan Doa Untuk Mencegah Tantrum Pada Anak Autisme Di Rumah Belajar Dan Rehabilitasi An-Najwa Tegal. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30322005_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
30322005_BAB I DAN BAB5_DP.pdf

Download (1MB)
[img] Text
30322005_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya orang tua yang mempunyai anak autisme kewalahan dalam mengatasi anaknya di saat tantrum. Anak autisme mengalami keterbatasan komunikasi dan regulasi emosi yang memicu tantrum yang berulang dan sulit untuk dikendalikan karena kesulitan dalam menyampaikan keinginannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan perilaku tersebut adalah melalui pendekatan spiritual, yaitu penerapan doa dalam kegiatan sehari-hari anak. Rumusan masalah pada penelitian yaitu bagaimana tantrum pada anak autisme serta bagaimana penerapan doa untuk mencegah tantrum pada anak autisme. Penelitian ini menggunakan teori dari beberapa tokoh untuk menganalisis perilaku tantrum pada anak autisme. Chaplin mendefinisikan tantrum sebagai ledakan emosi kuat yang agresif, disertai tangisan, jeritan, dan hentakan anggota tubuh, yang menjadi dasar untuk mengidentifikasi bentuk perilaku tantrum seperti yang ditunjukkan oleh subjek penelitian. Hurlock menambahkan bahwa tantrum dapat disebabkan oleh faktor fisik (seperti rasa lapar atau lelah) dan lingkungan (seperti perubahan rutinitas atau situasi baru yang menekan), yang digunakan untuk menganalisis pemicu tantrum pada anak. Frieda Mangunsong menjelaskan bahwa tantrum yang berulang dan tidak tertangani dapat membentuk pola perilaku maladaptif, sehingga penting untuk segera diintervensi agar tidak menghambat perkembangan anak. Sementara itu, M. Quraish Shihab memberikan landasan spiritual bahwa doa dan zikir dalam Al-Qur'an berfungsi sebagai sarana untuk meraih ketenangan jiwa dan menumbuhkan optimisme, yang menjadi dasar teoritis mengapa penera   Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan keilmuan yang digunakan yaitu tasawuf dan psikoterapi. Sedangkan subjek penelitian terdiri dari 3 anak autisme, 1 ustazah pendamping di Rumah Belajar dan Rehabilitasi An-Najwa Tegal dan 3 orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantrum dari 3 anak dengan gangguan autisme memiliki faktor penyebab dan dampak yang di timbulkan berbeda pada setiap anak. Penerapan doa yang dilakukan secara rutin setiap hari sebelum maupun sesudah kegiatan saat anak mengalami tantrum terbukti membantu regulasi emosi pada anak, serta mengurangi frekuensi dan intensitas tantrum.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMutohharoh, AnnisaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Penerapan Doa, Tantrum, Autisme.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X5.2 Tasawuf
600 TECHNOLOGY AND APPLIED SCIENCES (TEKNOLOGI DAN ILMU TERAPAN) > 610 Medical and Medicine Science(IlmuKedokteran dan Ilmu Pengobatan) > 615.8 Physical Therapies and Kinds of Therapics/Terapi Fisik dan Jenis-jenis Terapi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 30 Jun 2026 04:39
Last Modified: 30 Jun 2026 04:39
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18693

Actions (login required)

View Item View Item