Tanggung Jawab Pelaku Usaha Terhadap Penggunaan Kalimat Promosi Secara Berlebihan Sebagai Strategi Iklan

Muzayanah, Naelun Asqi (2026) Tanggung Jawab Pelaku Usaha Terhadap Penggunaan Kalimat Promosi Secara Berlebihan Sebagai Strategi Iklan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
1219071_COVER_BAB I & V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
1219071_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
1219071_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penggunaan iklan di media sosial menjadi jalan pintas yang menjanjikan untuk peningkatan penjualan. Namun fakta membuktikan bahwa iklan pada media social seringkali mempunyai informasi kurang efektif dalam penyampaian informasi terkait manfaat dan efek samping produk. Menyembunyikan kekurangan atau melakukan manipulasi produk dianggap sebagai penipuan yang dilarang dalam Islam. Adanya informasi yang berlebihan dan justru tidak benar juga sangat dibenci Rasulullah. Islam selalu menekankan setiap pelaku dalam ekonomi untuk selalu bertindak dengan penuh pertanggungjawaban, baik pertanggungjawaban kepada sesama manusia lebih-lebih kepada Allah swt. Tidak sedikit pelaku usaha skincare yang menggunakan metode testimoni dengan melebih-lebihkan manfaat produk melalui iklan. Salah satunya adalah skincare X yang dijual oleh reseller di salah satu desa di Kabupaten Pekalongan. Selain berlebihan dalam mengiklankan produknya, skincare X juga tidak memberikan informasi lengkap terkait bahan kandungan produk, nomor BPOM, nama produsen, tanggal kadaluwarsa serta cara pemakaiannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggungjawab pelaku usaha yang masih menggunakan kalimat promosi secara berlebihan sebagai strategi iklan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian yuridis empiris dengan pendekatan yang menekankan pada analisis fenomena hukum yang ada di masyarakat. Sumber data pada penelitian ini adalah wawancara dengan konsumen dan pelaku usaha skincare X serta buku, jurnal, dan artikel yang terkait. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan menganalisis data yang telah diperoleh dari wawancara, kemudian dianalisis untuk menarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk tanggungjawab Ibu Yasmin sendiri selaku reseller skincare X belum menunjukkan tanggungjawab secara mutlak. Dengan belum adanya konsumen yang mengusut terkait kejelasan informasi produk, Ibu Yasmin berpendapat bahwa produk skincare X tidak merugikan konsumennya. Namun ibu Yasmin mengaku siap apabila ada konsumen yang menagih pertanggungjawaban. Dalam praktiknya, penegakan hukum juga terbilang masih lemah, sebab banyak pelaku usaha lolos dari sanksi karena lemahnya pengawasan dan kurangnya laporan dari masyarakat. Kemudian dari sembilan poin hak konsumen Ibu Yasmin selaku reseller skincare X hanya mampu memenuhi empat hak perlindungan konsumen.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHuda, M. Zulvi RomzulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: tanggungjawab, promosi, kalimat berlebihan, iklan
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 29 Jun 2026 07:27
Last Modified: 29 Jun 2026 07:27
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18708

Actions (login required)

View Item View Item