Rizky, Iqvinna Camilla (2026) Zakat Aset Kripto Analisis Normatif Dan Implementasi Praktis Pada Lembaga Amil Zakat Berbasis Digital. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
10222018_COVER_BAB I & V.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
10222018_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
10222018_LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Kehadiran pembayaran zakat dengan kripto menjadi semacam anomali dalam dunia zakat kontemporer. Di satu sisi, inovasi ini bisa dipandang sebagai bentuk adaptasi lembaga zakat terhadap teknologi dan gaya hidup digital masyarakat modern. Dengan demikian rumusan masalah dari permasalahan yang timbul ialah Bagaimana pandangan hukum Islam mengenai aset kripto dan apakah aset kripto dapat dikategorikan sebagai objek zakat? Apa saja kriteria dan syarat wajib zakat terhadap aset kripto menurut perspektif fiqh zakat? Bagaimana bentuk implementasi zakat aset kripto pada lembaga amil zakat berbasis digital khususnya melalui kolaborasi platfrom fasset kita bisa dan LAZ salam setara amanah nusantara? Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini ialah untuk menjelaskan pandangan hukum Islam mengenai aset kripto dan apakah aset kripto dapat dikategorikan sebagai objek zakat.untuk menjelaskan kriteria dan syarat wajib zakat terhadap aset kripto menurut perspektif fiqh zakat.untuk menjelaskan bentuk implementasi zakat aset kripto pada lembaga amil zakat berbasis digital khususnya melalui kolaborasi platfrom fasset kita bisa dan LAZ salam setara amanah nusantara. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk menganalisis aset kripto sebagai objek zakat dalam hukum Islam. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan primer (Al-Qur’an, hadis, kitab fiqih, fatwa DSN-MUI, serta peraturan terkait) dan bahan sekunder (buku, jurnal, dan literatur lainnya), yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Selanjutnya, bahan hukum dianalisis secara sistematis dengan pendekatan historis dan deskriptif guna memperoleh pemahaman komprehensif dan menjawab isu hukum yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset kripto dapat dikategorikan sebagai harta (mal) dalam hukum Islam selama memiliki nilai ekonomi, dimiliki secara sah, dan memberikan manfaat, sehingga berpotensi menjadi objek zakat melalui pendekatan qiyas terhadap zakat mal. Kewajiban zakat atas aset kripto mensyaratkan kepemilikan penuh, mencapai nisab, dan memenuhi haul, serta berasal dari aktivitas yang halal. Implementasinya melalui kolaborasi platform digital seperti Fasset, Kita Bisa, dan LAZ Salam Setara Amanah Nusantara menunjukkan bahwa pengelolaan zakat aset kripto dapat dilakukan secara efektif, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Zakat;Kripto;Digitalisasi; Yuridis-Normatif. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 07:19 | ||||||||
| Last Modified: | 01 Jul 2026 07:19 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18736 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
