Ketahanan Sosial Keluarga Pasangan Yang Belum Dikaruniai Anak Perspektif Keluarga Maslahah (Studi Pada Guru Di Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan).

Purwanti, Syifa Sulistyani (2026) Ketahanan Sosial Keluarga Pasangan Yang Belum Dikaruniai Anak Perspektif Keluarga Maslahah (Studi Pada Guru Di Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
10122028_COver_Bab I dan Bab V.pdf

Download (650kB)
[img] Text
10122028_Full Text.pdf

Download (1MB)
[img] Text
18 LAMPIRAN(2).pdf

Download (253kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

ABSTRAK Syifa Sulistyani Purwanti, NIM 10122028. 2026. Ketahanan Sosial Keluarga Pasangan Yang Belum Dikaruniai Anak Perspektif Keluarga Maslahah (Studi Pada Guru Di Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan). Skripsi Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pembimbing: Uswatun Khasanah, M.S.I. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pasangan suami istri yang belum dikaruniai anak namun tetap mampu mempertahankan keharmonisan dan ketahanan dalam kehidupan rumah tangga. Dalam masyarakat, keberadaan anak sering dianggap sebagai salah satu indikator kesempurnaan keluarga, sehingga pasangan tanpa anak kerap menghadapi tekanan sosial, stigma, maupun persoalan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi ketahanan sosial keluarga pasangan yang belum dikaruniai anak serta menganalisisnya dalam perspektif keluarga maslahah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan desain studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan dengan subjek penelitian pasangan suami istri yang salah satunya berprofesi sebagai guru namun belum dikaruniai anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan sosial keluarga pasangan yang belum dikaruniai anak terbentuk melalui komunikasi yang efektif, penguatan nilai-nilai agama, komitmen mempertahankan pernikahan, kemampuan mengelola tekanan sosial, serta adanya dukungan emosional antar pasangan. Pasangan tetap mampu menjaga keharmonisan rumah tangga meskipun menghadapi stigma masyarakat terkait anak. Perspektif keluarga maslahah menunjukkan bahwa ketahanan keluarga tidak semata-mata ditentukan oleh keberadaan anak, tetapi oleh kemampuan pasangan dalam mewujudkan kemaslahatan melalui sikap sabar, ikhlas, saling mendukung, dan penguatan spiritualitas. Oleh karena itu, pasangan tanpa anak tetap dapat mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah serta menjalankan fungsi sosial keluarga dengan baik di tengah masyarakat. Kata Kunci: Ketahanan Sosial Keluarga, Pasangan Tanpa Anak, Keluarga Maslahah. ABSTRACT Syifa Sulistyani Purwanti, Student ID 10122028. 2026. Family Social Resilience of Childless Couples A Maslahah Family Perspective (A Study of Teachers in Wonopringgo District Pekalongan Regency). Thesis in Islamic Family Law, Faculty of Sharia, K.H. Abdurrahman Wahid State Islamic University. Supervisor: Uswatun Khasanah, M.S.I. This research is motivated by the phenomenon of married couples who have not been blessed with children but are still able to maintain harmony and resilience in their household life. In society, the presence of children is often considered one of the indicators of a complete family, causing childless couples to frequently face social pressure, stigma, and psychological challenges. This study aims to identify the construction of family social resilience among childless couples and to analyze it from the perspective of the maslahah family concept. This study employed a qualitative research method using a field research approach with a case study design. The research was conducted in Wonopringgo District, Pekalongan Regency, involving married couples who work as teachers and have not yet been blessed with children as the research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used the Miles and Huberman model, consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the social resilience of childless families is constructed through effective communication, the strengthening of religious values, commitment to maintaining marriage, the ability to manage social pressure, and emotional support between spouses. The couples were able to preserve household harmony despite facing societal stigma regarding the absence of children. From the perspective of the maslahah family, family resilience is not solely determined by the presence of children, but rather by the couple’s ability to create benefit and well-being within the household through patience, sincerity, mutual support, and strengthened spirituality. Therefore, childless couples are still capable of achieving a sakinah, mawaddah, wa rahmah family and carrying out social family functions positively within society. Keywords: Family Social Resilience, Childless Couples, Maslahah Family.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorKhasanah, UswatunUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Ketahanan Sosial Keluarga, Pasangan Tanpa Anak, Keluarga Maslahah.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 06 Jul 2026 07:12
Last Modified: 06 Jul 2026 07:12
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18755

Actions (login required)

View Item View Item