Badik, Muhamad Khasaniyal (2026) Analisis Wacana Kritis Tafsir Khairu Ummah Dalam Fī Ẓilāl Al-Qur’ān Karya Sayyid Quṭb Perspektif Teun A. Van Dijk. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurahman Wahid Pekalongan.
|
Text
30122007_Bab I dan Bab V.pdf Download (7MB) |
|
|
Text
30122007_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (9MB) |
|
|
Text
30122007_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (253kB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari adanya predikat khairu ummah (umat terbaik) dalam Q.S. Āli 'Imrān [3]: 110. Berbeda dari mufasir lain yang memaknainya secara umum, Sayyid Quṭb dalam Fī Ẓilāl al-Qur’ān menjadikan khairu ummah sebagai proyek peradaban yang menuntut kepemimpinan global umat Islam. Distingsi tajam antara umat Islam dan umat-umat lain yang disebutnya jāhiliyyah berpotensi memunculkan pemahaman ekstrem apabila tidak dibaca secara kritis, sehingga penelitian ini diperlukan untuk membongkar konstruksi ideologis di balik wacana tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk, yang menganalisis wacana pada tiga level, yaitu teks (struktur, leksikon, dan retorika), kognisi sosial (model mental, model konteks, dan ideologi), dan masyarakat (relasi kekuasaan dan akses wacana). Sumber data primer adalah teks penafsiran Q.S. Āli 'Imrān [3]: 110 dalam Fī Ẓilāl al-Qur’ān, dianalisis secara deskriptif-analitis dengan dukungan literatur sekunder tentang biografi dan konteks historis Quṭb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara tekstual, wacana khairu ummah dibangun melalui leksikon kepemimpinan dan retorika yang menutup ruang sanggah. Secara kognitif, model mental Quṭb dibentuk oleh pengalaman pemenjaraannya, menghasilkan skema superioritas, ancaman, dan dikotomi, dengan konteks yang ternyata melampaui represi domestik Mesir hingga mencakup krisis peradaban Muslim global. Dari sini teridentifikasi satu ideologi koheren, yaitu kepemimpinan Islam berlandaskan hākimiyyah, dengan al-ṭalī‘ah berfungsi sebagai penanda dari kategori keanggotaan di dalamnya. Pada level masyarakat, ideologi ini mereproduksi resistensi ganda terhadap rezim internal Mesir dan blok ideologi dunia, yang kemudian memperoleh jangkauan luas melalui jaringan transnasional Ikhwanul Muslimin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konstruksi wacana khairu ummah merupakan hasil interaksi kompleks antara struktur teks, kognisi personal, dan konteks sosial-politik, sehingga predikat teologis tersebut bertransformasi menjadi mandat politik-peradaban. Temuan ini menegaskan pentingnya pembacaan kritis dan proporsional atas pemikiran Quṭb.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Khairu Ummah, Sayyid Quṭb, Analisis Wacana Kritis, Fī Ẓilāl al-Qur’ān, Teun A. van Dijk. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur FUAD | ||||||||
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 06:40 | ||||||||
| Last Modified: | 30 Jul 2026 06:40 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18787 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
