Implikasi Talak Maradh Al Maut Terhadap Hak Waris dan Masa ‘Iddah Istri menurut Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i (Studi Perbandingan kitab Al-Mabsūṭh karya Imam Al-Sarakhsi dan Kitab Al-Hāwī al-Kabīr karya Imam Al-Mawardi)

Saudaty, Neyla Aprilia Rahman (2025) Implikasi Talak Maradh Al Maut Terhadap Hak Waris dan Masa ‘Iddah Istri menurut Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i (Studi Perbandingan kitab Al-Mabsūṭh karya Imam Al-Sarakhsi dan Kitab Al-Hāwī al-Kabīr karya Imam Al-Mawardi). Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Talak maradh al-maut merupakan talak yang dijatuhkan suami dalam keadaan sakit keras yang dikhawatirkan berakhir dengan kematian. Persoalan hukum muncul ketika talak maradh al maut diduga dilakukan untuk menghalangi hak waris istri. Dalam khazanah fikih, terdapat perbedaan pandangan antara Imam Al-Sarakhsi dan Imam Al-Mawardi mengenai implikasi talak maradh al-maut terhadap hak waris dan masa ‘iddah istri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan kedua imam mengenai implikasi talak maradh al-maut terhadap hak waris dan masa ‘iddah istri, menganalisis metode istidlal dan dalil hukum yang digunakan, serta mengkaji relevansinya dalam konteks hukum keluarga Islam di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan metode komparatif. Sumber data primer diperoleh dari kitab Al-Mabsuth karya Imam Al-Sarakhsi dan Al-Hawi al-Kabir karya Imam Al-Mawardi. Adapun sumber data sekunder berasal dari buku, jurnal, skripsi, dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan hukum keluarga Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis) dan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Al-Sarakhsi berpendapat istri yang ditalak dalam keadaan maradh al-maut tetap berhak memperoleh warisan selama masih berada dalam masa ‘iddah karena talak dipandang sebagai bentuk firar dari kewajiban waris. Pendapat ini didasarkan pada atsar Khalifah Utsman bin Affan serta penggunaan metode istihsan, sadd al-dzari’ah, dan pertimbangan kemaslahatan untuk mencegah terjadinya ketidakadilan terhadap istri. Adapun Imam Al-Mawardi berpendapat bahwa talak ba’in yang dijatuhkan dalam keadaan maradh al-maut tetap memutus hubungan perkawinan secara sempurna sehingga hak waris istri gugur, meskipun istri tetap wajib menjalani masa ‘iddah. Pendapat Imam Al Mawardi didasarkan pada pemahaman tekstual terhadap ketentuan talak dan kewarisan serta prinsip bahwa hukum ditetapkan berdasarkan perbuatan lahiriah, bukan dugaan niat pelaku. Perbedaan kedua pandangan menunjukkan adanya perbedaan orientasi antara pendekatan kemaslahatan dan perlindungan hak perempuan yang dianut Imam Al-Sarakhsi dengan pendekatan kepastian hukum yang dianut Imam Al-Mawardi. Dalam konteks hukum keluarga Islam di Indonesia, pandangan Imam Al-Sarakhsi dinilai lebih relevan karena sejalan dengan prinsip maqashid al-syari’ah, perlindungan hak perempuan, dan semangat keadilan substantif yang berkembang dalam hukum keluarga Islam kontemporer. Kata Kunci : Talak Maradh al-Maut, Hak Waris, Masa ‘Iddah, Imam Al-Sarakhsi, Imam Al-Mawardi.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMubarok, MubarokUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Talak Maradh al-Maut, Hak Waris, Masa ‘Iddah, Imam Al-Sarakhsi, Imam Al-Mawardi
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 07 Jul 2026 03:53
Last Modified: 07 Jul 2026 03:53
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18807

Actions (login required)

View Item View Item