Ngatori, Slamet (2026) Implementasi Metode Ta’zīr Dalam Membentuk Kedisiplinan Ibadah Salat Berjemaah Pada Santri Putra Di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
20122160_Cover_Bab I dan Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
20122160_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
20122160_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Pekalongan menerapkan metode Ta’zīr sebagai upaya membina kedisiplinan ibadah salat berjemaah santri putra. Sebelum metode ini diterapkan secara konsisten, masih ditemukan santri yang terlambat datang ke musala, masbuk, bahkan meninggalkan salat berjemaah tanpa alasan yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kedisiplinan ibadah salat berjemaah santri putra dan menganalisis implementasi metode Ta’zīr dalam membentuk kedisiplinan tersebut di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Pekalongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek utama Lurah pondok, pengurus bidang keamanan, dan santri Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Pekalongan. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedisiplinan ibadah salat berjemaah santri putra mengalami peningkatan ke arah yang lebih tertib, dilihat dari tiga dimensi, yaitu kehadiran dan ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, serta konsistensi pelaksanaan, meskipun proses internalisasi kesadaran masih berlangsung secara bertahap dan belum merata pada seluruh santri. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi metode Ta’zīr di Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah Pekalongan dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis. Proses pelaksanaanya diawali dengan pengawasan menyeluruh oleh pengurus bidang keamanan sebelum dan sesudah waktu salat, pencatatan pelanggaran secara tertulis, serta pemberian sanksi yang telah disepakati bersama antara pengurus dan santri. Bentuk Ta’zīr yang diterapkan terdiri atas tiga pilihan, yaitu membayar denda, membaca Al-Qur’an sejumlah juz tertentu, atau penyitaan handphone. Gradasi sanksi ditentukan berdasarkan berat ringannya pelanggaran. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan agar pengurus pesantren memberikan pembinaan dan pendampingan yang lebih intensif bagi santri baru pada masa awal adaptasi, menjaga konsistensi pengawasan dan pencatatan pelanggaran, serta mengembangkan program penguatan motivasi internal seperti kajian rutin tentang keutamaan salat berjemaah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ta’zīr, Kedisiplinan, Santri | ||||||||
| Subjects: | 400 LANGAUGE (BAHASA) > 490 Other Languages (Bahasa-bahasa Lain) > 492.7 Arabic/Bahasa Arab | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Ftik | ||||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 08:22 | ||||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2026 08:22 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18872 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
