Implementasi Keadilan Restoratif Pemenuhan Nafkah Anak Pasca Perceraian Di Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan

Wibowo, Anton Agung (2026) Implementasi Keadilan Restoratif Pemenuhan Nafkah Anak Pasca Perceraian Di Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
50123016 - Bab I dan Bab VII.pdf

Download (2MB)
[img] Text
50123016 - Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
50123016 - Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (358kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai keadilan restoratif dalam praktik pemenuhan nafkah anak pasca perceraian serta relevansi integrasi konsep Islah dan keadilan restoratif terhadap pemenuhan nafkah pasca perceraian di Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya permasalahan pemenuhan nafkah anak pasca perceraian yang tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum formal, tetapi juga dipengaruhi oleh hubungan sosial, komunikasi keluarga, dan kondisi psikologis anak. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada perumusan model keadilan restoratif berbasis ishlah keluarga dalam pemenuhan nafkah anak pasca perceraian melalui integrasi konsep islah dalam hukum Islam dan teori keadilan restoratif. Model ini menawarkan pendekatan penyelesaian konflik yang tidak hanya menekankan kepatuhan hukum, tetapi juga pemulihan hubungan, dialog, tanggung jawab moral, dan perlindungan kepentingan terbaik anak, yang masih relatif jarang dikaji dalam studi Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang mengalami persoalan nafkah pasca perceraian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemenuhan nafkah anak pasca perceraian di Kecamatan Kesesi telah mencerminkan nilai-nilai keadilan restoratif, meskipun belum berjalan secara optimal. Nilai-nilai tersebut meliputi tanggung jawab, dialog dan musyawarah, pemulihan hubungan, perlindungan terhadap kepentingan terbaik anak, empati, dan pemaafan. Penyelesaian konflik nafkah lebih banyak dilakukan melalui komunikasi, mediasi keluarga, dan bantuan tokoh agama dibandingkan dengan jalur hukum formal. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa integrasi konsep Islah dan keadilan restoratif memiliki relevansi yang sangat kuat dalam penyelesaian konflik nafkah pasca perceraian karena keduanya sama-sama menekankan perdamaian, tanggung jawab moral, pemulihan hubungan sosial, dan perlindungan hak anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua konsep tersebut dapat menjadi model penyelesaian konflik nafkah anak pasca perceraian yang lebih humanis, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam menjaga hubungan baik antara mantan pasangan serta menciptakan kepatuhan sukarela dalam pemenuhan nafkah anak secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorRohayana, Ade Dedi197101151998031005UNSPECIFIED
Thesis advisorRohman, Taufiqur198210012023211016UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Nafkah Anak, Perceraian, Islah, Keadilan Restoratif, Hak Anak
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.3 Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Pascasarjana > Magister Hukum Keluarga
Depositing User: UIN Gus Dur Pascasarjana
Date Deposited: 16 Jul 2026 02:25
Last Modified: 16 Jul 2026 02:25
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18888

Actions (login required)

View Item View Item