PENERAPAN MANAJEMEN DAKWAH MELALUI DISIPLIN SANTRI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYIMPANGAN SEKSUAL DI PONDOK PESANTREN AL-ISLAH KEBAGUSAN PEMALANG

Maziyah, Fina Nihayatul (2026) PENERAPAN MANAJEMEN DAKWAH MELALUI DISIPLIN SANTRI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYIMPANGAN SEKSUAL DI PONDOK PESANTREN AL-ISLAH KEBAGUSAN PEMALANG. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30622066_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (989kB)
[img] Text
30622066_Full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
30622066_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Maraknya penyimpangan seksual di kalangan remaja, termasuk di lingkungan pesantren, menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan Islam dalam menjaga moral dan akhlak santri. Perkembangan teknologi, media sosial, lingkungan pergaulan, serta lemahnya pengawasan dapat memicu munculnya perilaku menyimpang. Pondok Pesantren Al-Islah Kebagusan Pemalang berupaya melakukan pencegahan melalui penerapan manajemen dakwah yang terstruktur guna menciptakan lingkungan pesantren yang religius dan berakhlakul karimah. Rumusan masalah penelitian ini meliputi penerapan manajemen dakwah sebagai upaya pencegahan penyimpangan seksual serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di Pondok Pesantren Al-Islah Kebagusan Pemalang. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan fungsi-fungsi manajemen dakwah dan menjelaskan berbagai kendala yang dihadapi dalam mencegah penyimpangan seksual di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap pengurus pondok, ustadz, ustadzah, serta santri, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen pondok pesantren, jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dakwah diterapkan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan. Perencanaan dilakukan melalui penyusunan program pembinaan akhlak dan kegiatan keagamaan secara rutin. Pengorganisasian dilakukan dengan pembagian tugas pengurus, ustadz, dan ustadzah dalam membina serta mengawasi santri. Pelaksanaan diwujudkan melalui pengajian, ceramah mingguan, shalat berjamaah, pembacaan shalawat, khitobah, hadroh, serta pembiasaan disiplin dan adab santri. Pengawasan dilakukan melalui pemantauan langsung, sidak kamar, dan evaluasi perilaku santri. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, belum optimalnya pengawasan di beberapa area, serta pengaruh teknologi dan media sosial yang berpotensi membawa dampak negatif. Penerapan manajemen dakwah tersebut menjadi upaya preventif dalam menjaga moral dan mencegah penyimpangan seksual di lingkungan pesantren.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorQomariyah, M.S.I, Qomariyah, M.S.I198407232019032003UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Manajemen Dakwah, Pencegahan, Penyimpangan Seksual, Pondok Pesantren.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.2 Dakwah Islam, Penyebaran Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Manajemen Dakwah
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 10 Jul 2026 07:58
Last Modified: 10 Jul 2026 07:58
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18906

Actions (login required)

View Item View Item