Wulandari, Ayu (2026) Analisis Etika Bisnis Islam Perspektif Imam Al-Gazali Terhadap Praktik Pengambilan Keuntungan Usaha Pakaian Bekas (Thrift) pada Toko Zahiyra Store Kota Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
40122042_Cover_Bab I & Bab V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
40122042_Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
40122042_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan bisnis pakaian bekas (thrift) di Indonesia memberikan peluang keuntungan yang tinggi karena barang diperoleh dengan harga relatif rendah dan dijual kembali dengan margin tertentu. Namun, masih ditemukan permasalahan berupa ketidaksesuaian informasi produk, kurangnya transparansi kondisi barang, serta penilaian konsumen terhadap kewajaran keuntungan yang diperoleh penjual. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme dan praktik pengambilan keuntungan pada Zahiyra Store serta kesesuaiannya dengan etika bisnis Islam perspektif Imam Al-Ghazali. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap owner, karyawan, dan konsumen yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme dan praktik pengambilan keuntungan di Zahiyra Store dilakukan melalui penetapan harga jual berdasarkan kualitas barang, merek (brand), biaya operasional, biaya laundry, biaya pengemasan, biaya administrasi platform digital, serta kondisi pengadaan ball thrift. Zahiyra Store mengambil margin keuntungan sekitar 50% hingga 70% dari harga modal serta menerapkan strategi obral dan paket bundling. Berdasarkan perspektif etika bisnis Islam Imam Al-Ghazali, praktik tersebut pada umumnya telah menerapkan prinsip keadilan, keuntungan yang wajar (al-ribh al-ma'qūl), dan menghindari eksploitasi dalam penetapan harga. Namun, penelitian juga menemukan bahwa prinsip kejujuran belum diterapkan secara optimal karena masih terdapat ketidaksesuaian antara informasi kondisi produk yang disampaikan saat live TikTok dengan kondisi barang yang diterima konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek transparansi informasi produk masih perlu ditingkatkan agar praktik pengambilan keuntungan sepenuhnya sesuai dengan etika bisnis Islam menurut Imam Al-Ghazali. Penelitian ini menawarkan kerangka evaluasi etika pengambilan keuntungan pada bisnis thrift berbasis digital yang menitikberatkan pada penilaian margin keuntungan, transparansi informasi produk, kejujuran penjual, dan perlindungan konsumen dalam perdagangan pakaian bekas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pengambilan Keuntungan, Thrift, Etika Bisnis Islam, Imam Al-Ghazali. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6.3 Ekonomi Islam, Sistem Ekonomi Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 330 Economics (Ilmu Ekonomi) > 330 Economics/Ilmu Ekonomi |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Prodi Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Febi | ||||||||
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 06:15 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Jul 2026 06:15 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18935 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
