Persepsi Masyarakat Dalam Penerapan Infak Minimal Pembangunan Masjid Jami' Al- Mujahidin Di Desa Kalimas Randudongkal Kabupaten Pemalang

Fajriyah, Iski Aenun (2026) Persepsi Masyarakat Dalam Penerapan Infak Minimal Pembangunan Masjid Jami' Al- Mujahidin Di Desa Kalimas Randudongkal Kabupaten Pemalang. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30622016_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (574kB)
[img] Text
30622016_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
18 LAMPIRAN DONE.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (283kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Masjid merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan dan sosial umat Islam yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi sebagai sarana penguatan solidaritas sosial serta pengelolaan dana umat melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Dalam upaya mendukung pembangunan Masjid Jami’ Al-Mujahidin di Desa Kalimas, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, pengurus masjid menerapkan kebijakan infak minimal sebesar Rp1.000.000 per rumah. Kebijakan ini bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan masjid melalui partisipasi kolektif masyarakat. Namun, penerapan kebijakan tersebut menimbulkan berbagai tanggapan dan persepsi yang berbeda di kalangan masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan pengumpulan dana infak dalam mendukung pembangunan Masjid Jami' Al-Mujahidin di Desa Kalimas, Randudongkal, Kabupaten Pemalang, serta menganalisis persepsi masyarakat terhadap penerapan kebijakan infak minimal tersebut dari aspek sosial, ekonomi, maupun manajerial. Latar belakang penelitian ini adalah adanya hambatan dana dalam pembangunan masjid yang mendorong pengurus untuk menerapkan sistem infak minimal sebesar Rp1.000.000 per rumah guna memacu solidaritas kolektif, namun dalam praktiknya memicu dinamika persepsi karena perbedaan kemampuan finansial warga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan jenis penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui observasi langsung di lokasi penelitian, dokumentasi, serta wawancara dengan takmir masjid, bendahara, panitia pembangunan, dan tokoh masyarakat. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk memberikan gambaran sistematis mengenai fenomena persepsi dan strategi pengelolaan dana yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan dana dilakukan melalui perencanaan anggaran, pembagian klasifikasi nominal (sistem kelas 1-5) berdasarkan tingkat ekonomi, serta fleksibilitas pembayaran melalui sistem cicilan tanpa batas waktu untuk mengurangi resistensi. Persepsi masyarakat terbagi menjadi dua kecenderungan utama: sebagian menerima sebagai tanggung jawab kolektif untuk kepentingan ibadah, sementara sebagian lainnya menyatakan keberatan karena kondisi ekonomi yang tidak stabil. Meskipun terdapat perbedaan pandangan terkait nominal, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pengurus tetap terjaga karena adanya upaya transparansi dan pelaporan berkala pada momen-momen tertentu seperti saat salat Id.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorDarmaningrum, Khairunnisa TriUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Persepsi Masyarakat, Infak Minimal, Pembangunan Masjid, Manajemen ZISWAF
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 290 Other Religions (Agama Selain Kristen) > 297.74 Da'wah/Dakwah Islam, Penyebaran Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Manajemen Dakwah
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 13 Jul 2026 07:29
Last Modified: 13 Jul 2026 07:29
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18942

Actions (login required)

View Item View Item