Bentuk Pendampingan Keluarga untuk Meregulasi Emosi Remaja dalam Film Dua Garis Biru

Ananda, Arby Akbar (2026) Bentuk Pendampingan Keluarga untuk Meregulasi Emosi Remaja dalam Film Dua Garis Biru. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
3521028_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (545kB)
[img] Text
3521028_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
19 LAMPIRAN(3).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (188kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pendampingan keluarga berdasarkan teori John W. Santrock serta menganalisis proses regulasi emosi remaja berdasarkan teori regulasi emosi dan indikator regulasi emosi menurut James J. Gross. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian psikologi perkembangan, bimbingan dan konseling Islam, serta menjadi referensi mengenai pentingnya pendampingan keluarga dalam membantu remaja mengelola emosi ketika menghadapi permasalahan kehidupan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa film Dua Garis Biru, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen pendukung yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap film, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan metode content analysis menurut Klaus Krippendorff dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan adegan serta dialog yang berkaitan dengan peran pendampingan keluarga dan regulasi emosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pendampingan keluarga dalam film Dua Garis Biru direpresentasikan melalui berbagai bentuk pendampingan menurut John W. Santrock, yaitu dukungan emosional, komunikasi efektif, pengawasan orang tua, bimbingan, dan dukungan terhadap kemandirian. Bentuk-bentuk pendampingan tersebut berperan dalam membantu Bima dan Dara melalui proses regulasi emosi sesuai tahapan James J. Gross, sehingga terjadi perubahan dari kondisi emosi yang belum teregulasi menuju kemampuan mengelola emosi secara lebih adaptif. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendampingan keluarga merupakan faktor penting dalam mendukung proses regulasi emosi remaja. Melalui keterlibatan orang tua dalam memberikan dukungan emosional, komunikasi, pengawasan, bimbingan, dan dukungan terhadap kemandirian, remaja mampu mengelola emosi secara lebih efektif serta mengambil keputusan yang lebih bijaksana ketika menghadapi berbagai tekanan kehidupan.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorBhakti, Wirayudha PramanaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Bentuk Pendampingan Keluarga, Regulasi Emosi Remaja, Film Dua Garis Biru
Subjects: 100 PHILOSOPHY AND PSYCHOLOGY (FILSAFAT DAN PSIKOLOGI) > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) > 158.3 Counseling and Interviewing/Psikologi Konseling, Penyuluhan, Pemberian Nasehat dan Wawancara
200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.15 Psikologi Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 13 Jul 2026 01:55
Last Modified: 13 Jul 2026 01:55
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18944

Actions (login required)

View Item View Item