Peran Majelis Taklim Ling Lung Sebagai Media Perekat Antara Pondok Pesantren Mambaul Huda dengan Masyarakat Sekitar

Saifullah, Haikal (2026) Peran Majelis Taklim Ling Lung Sebagai Media Perekat Antara Pondok Pesantren Mambaul Huda dengan Masyarakat Sekitar. Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (932kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Masyarakat Desa Landungsari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan sempat menghadapi berbagai permasalahan sosial, seperti konflik antarwarga, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan renggangnya hubungan antara Pondok Pesantren Mambaul Huda dengan masyarakat sekitar. Kondisi tersebut mendorong KH. Munhamir Munawir (Gus Hamir) untuk mendirikan Majelis Taklim Ling Lung pada tanggal 20 Januari 2020 sebagai ruang pembinaan sekaligus media perekat sosial berbasis keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Majelis Taklim Ling Lung dalam mempererat hubungan antara Pondok Pesantren Mambaul Huda dengan masyarakat Desa Landungsari dan mendeskripsikan proses Majelis Taklim Ling Lung dalam menjalankan fungsinya sebagai media perekat antara pesantren dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Huda, pengurus Majelis Taklim Ling Lung, santri, dan warga masyarakat yang mengikuti kegiatan majelis taklim. Analisis data dilakukan secara interaktif mengacu pada tiga aspek utama, yaitu teori social cement Bryan S. Turner, teori interaksi sosial Soerjono Soekanto, dan manajemen POAC George R. Terry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Taklim Ling Lung berperan nyata sebagai media perekat sosial keagamaan melalui serangkaian kegiatan yang bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, meliputi kegiatan mingguan (Dzikir Ling Lung dan Rutinan Safari), kegiatan bulanan (pembacaan Ratibul Haddad dan Maulid Nabi), serta kegiatan tahunan (Maulid Rasul, Wisata Religi, dan Tadabbur Alam). Proses perekatan berlangsung melalui pola interaksi sosial asosiatif yang mencakup kerja sama, akomodasi, dan asimilasi, didukung oleh faktor sugesti dari keteladanan pengasuh, identifikasi masyarakat terhadap tokoh agama, serta tumbuhnya rasa simpati antarjamaah. Dari sisi manajemen, proses tersebut berjalan secara konsisten berkat struktur organisasi yang jelas, perencanaan kegiatan melalui musyawarah, dan mekanisme penyampaian informasi yang terus disesuaikan. Keberadaan Majelis Taklim Ling Lung terbukti mampu menumbuhkan ukhuwah Islamiyah, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan, serta memperkuat hubungan yang harmonis antara Pondok Pesantren Mambaul Huda dan masyarakat Desa Landungsari.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorFasya, Adib’ AunillahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Majelis Taklim, Perekat Sosial Keagamaan, Pondok Pesantren, Interaksi Sosial
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.2 Dakwah Islam, Penyebaran Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Manajemen Dakwah
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 16 Jul 2026 04:39
Last Modified: 16 Jul 2026 04:39
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19056

Actions (login required)

View Item View Item