Relevansi Konsep Al-Laghwu dalam Al-Qur’an terhadap Fenomena Brain Rot di Era Digital: Studi Tafsir Maqāṣidi.

Azizi, Muhammad Rizki (2026) Relevansi Konsep Al-Laghwu dalam Al-Qur’an terhadap Fenomena Brain Rot di Era Digital: Studi Tafsir Maqāṣidi. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30122075_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (701kB)
[img] Text
30122075_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
19 LAMPIRAN(3).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (82kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Perkembangan teknologi dalam era digital telah menciptakan perubahan aktivitas pada masyarakat dunia, salah satunya adalah masifnya penggunaan media sosial. Penggunaan media sosial menciptakan efek negatif yang mengancam kualitas generasi masa depan. Salah satunya adalah merebaknya fenomena brain rot yang merupakan kondisi penurunan fungsi kognitif otak akibat konsumsi berlebihan konten digital dangkal. Krisis kognitif yang digambarkan dalam fenomena brain rot tersebut memiliki keterkaitan dengan salah satu konsep etika dalam Al-Qur’an yaitu al-Laghwu. Namun, al-Laghwu dalam pandangan klasik hanya dimaknai sebagai perkataan atau perbuatan yang sia-sia, sedangkan fenomena brain rot menunjukkan manifestasi Al-Laghwu yang lebih destruktif. Sehingga perlu dilakukan kontekstualisasi ulang mengenai konsep Al-Laghwu sehingga bisa relevan dengan zaman sekarang. Salah satu teori yang dapat digunakan adalah Tafsir Maqāṣidi yang berfungsi menggali tujuan yang terkandung pada suatu ayat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu 1) Bagaimana penafsiran ayat-ayat Al-Laghwu perspektif Tafsir Maqāṣidi? dan 2) Bagaimana relevansi penafsiran Al-Laghwu terhadap fenomena brain rot perspektif Tafsir Maqāṣidi? Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, yakni pendekatan yang berfokus pada pemahaman suatu fenomena. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, dan dianalisis dengan teknik deskriptif-analitis berbasis metode Tafsir Maqāṣidi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tafsir Maqāṣidi memandang al-laghwu sebagai segala aktivitas yang menghambat terwujudnya kemaslahatan dan bertentangan dengan tujuan syariat, khususnya dalam menjaga akal (ḥifẓ al-‘aql). 2) Penafsiran al-laghwu dalam perspektif Tafsir Maqāṣidi memiliki relevansi yang kuat terhadap fenomena brain rot. Brain rot sejalan dengan karakteristik al-laghwu yang dipahami sebagai aktivitas yang melalaikan manusia dari tujuan hidup yang lebih bermakna dan dari kemaslahatan yang hendak dijaga oleh syariat. Secara fundamental, brain rot bertentangan dengan prinsip kemaslahatan ḥifẓ al’aql (penjagaan akal) dan termasuk dalam aspek ḥājiyat. Oleh karena itu, dirumuskan solusi yang bisa dilakukan untuk menjaga manusia dari potensi terkena brain rot, yaitu langkah preventif atau pencegahan, langkah proaktif, dan langkah kuratif (pengobatan). Sehingga disimpulkan bahwa fenomena brain rot relevan dengan al-laghwu, karena brain rot merupakan dampak dari aktivitas al-laghwu terutama jika melihat kaitannya dengan teknologi di era digital.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorBaharuddin, Mochammad AchwanUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Al-Laghwu, Brain Rot, Tafsir Maqāṣidi.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X2.1 Ilmu Hadits
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 15 Jul 2026 04:09
Last Modified: 15 Jul 2026 04:09
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19120

Actions (login required)

View Item View Item