Aziz, Muhammad Nizar (2026) Peran Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) dalam Menangani Kasus Perceraian di Kabupaten Pemalang. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
10122135_Bab I dan Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
10122135_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
10122135_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (780kB) |
Abstract
Angka perceraian di Kabupaten Pemalang terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir, dari 3.713 kasus pada tahun 2023 menjadi 4.071 kasus pada tahun 2025. Kondisi ini menempatkan Kabupaten Pemalang dalam lima besar kabupaten dengan tingkat perceraian tertinggi di Jawa Tengah. Fenomena tersebut mendorong kehadiran lembaga sosial-keagamaan seperti Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) sebagai agen pencegahan dan penanganan yang berbasis nilai keislaman.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pencegahan dan penanganan yang diimplementasikan oleh LKKNU Kabupaten Pemalang dalam upaya menangani perceraian dan mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh LKKNU dalam pelaksanaan program sebagai solusi permasalahan perceraian di Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga narasumber utama, yaitu Ketua LKKNU, Wakil Ketua I sekaligus konselor, dan anggota LKKNU Kabupaten Pemalang. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen organisasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis yang digunakan adalah teori peran (Role Theory) dari Talcott Parsons dan Robert K. Merton serta teori struktural fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, LKKNU Kabupaten Pemalang menjalankan strategi pencegahan perceraian melalui empat program utama, yaitu pelatihan kewirausahaan bagi kelompok rentan, sosialisasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sosialisasi bahaya pernikahan dini, dan layanan konseling pranikah. Keempat program ini mencerminkan peran normatif dan edukatif LKKNU sebagai lembaga yang menjalankan fungsi integrasi sosial dan adaptasi dalam sistem masyarakat. Kedua, dalam strategi penanganan, LKKNU menyediakan layanan konseling keluarga dan pendampingan keluarga secara intensif guna membantu pasangan yang tengah menghadapi konflik rumah tangga, sehingga keputusan perceraian tidak diambil secara tergesa-gesa. Ketiga, dalam pelaksanaan program, LKKNU menghadapi dua tantangan utama, yaitu keterbatasan pendanaan yang menyebabkan sejumlah program belum berjalan secara optimal, serta keterbatasan sumber daya manusia terutama tenaga konselor berkompetensi yang mengakibatkan jangkauan layanan belum merata. Kedua tantangan ini menimbulkan ketegangan peran (role strain) dalam konsepsi Merton, yakni kesenjangan antara peran ideal yang diharapkan masyarakat dengan kapasitas aktual yang dimiliki lembaga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | LKKNU, Perceraian, Pencegahan, Konseling Keluarga, Kabupaten Pemalang | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Hukum Keluarga | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 08:03 | ||||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 08:03 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19328 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
