Abelia, Nita (2026) Praktik tabungan Bank Sampah Gejlig Apik Kajen Kabupaten Pekalongan Ditinjau dari Akad dan Maqasid Syariah Jasser Auda. Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
Cover, Bab I - V.pdf Download (977kB) |
|
|
Text
Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (648kB) |
Abstract
Pembangunan berkelanjutan dalam aspek lingkungan memerlukan inovasi yang mampu mengintegrasikan kesadaran ekologis dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran Bank Sampah Gejlig Apik di Kajen, Kabupaten Pekalongan, menjadi solusi nyata pengelolaan rumah tangga berbasis sosial. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis akad yang digunakan dengan menggunakan teori muamalah serta mengetahui tujuan praktik pengelolaan sampah di Bank Sampah Gejlig Apik Kajen, Kabupaten Pekalongan, menggunakan kacamata teori Maqasid al-Syari’ah kontemporer Jasser Auda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersumber pada data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan observasi dan wawancara kepada 1 staf Bank Sampah dan empat nasabah Bank Sampah Gejlig Apik Kajen Kabupaten Pekalongan. Analisis data dilakukan menggunakan teori akad muamalah dan kerangka pemikiran Maqasid al-Syari’ah Jasser Auda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik menabung di Bank Sampah Gejlig Apik berjalan dengan sah dan transparan. Dengan menerapkan kombinasi dua akad secara bertahap dalam satu alur layanan. Mekanisme transaksi diawali dengan akad jual beli (al-bai’), di mana nasabah menjual sampah kepada bank sampah, lalu nominal hasil penjualan tersebut dialihkan menjadi saldo tabungan melalui akad titipan(wadi’ah yad dhamanah). Ditinjau dari kerangka pemikiran Jasser Auda, sistem ini berhasil mentransformasi kemaslahatan berskala individu menjadi kemaslahatan masyarakat luas dengan menyelaraskan perlindungan harta (hifzh al mal) terhadap pelestarian lingkungan (hifzh al-bi’ah) dan perlindungan jiwa (hifzh an-nafs). Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa operasional bank sampah tersebut telah sesuai dengan tujuan syariat, sedangkan implikasi rekomendasinya yaitu penelitian ini menyarankan pentingnya klausul tertulis dalam operasional bank sampah guna memberikan kepastian hukum yang jelas mengenai hak dan kewajiban para pihak. Sustainable development in environmental aspects requires innovations capable of integrating ecological awareness with community economic empowerment. The presence of the Gejlig Apik Waste Bank in Kajen, Pekalongan Regency, serves as a tangible solution for community-based household waste management. This study aims to determine the types of contracts (akad) used by applying muamalah theory and to understand the objectives of waste management practices at the Gejlig Apik Waste Bank in Kajen, Pekalongan Regency, through the lens of Jasser Auda's contemporary Maqasid al-Shariah theory. This study is an empirical juridical research using a qualitative approach sourced from primary and secondary data. Primary data were obtained through observation and interviews with one waste bank staff member and four customers of the Gejlig Apik Waste Bank in Kajen, Pekalongan Regency. Data analysis was conducted using the muamalah contract theory and Jasser Auda's Maqasid al-Shariah framework. The results of the study indicate that the saving practices at the Gejlig Apik Waste Bank are valid and transparent, implementing a gradual combination of two contracts within a single service flow. The transaction mechanism begins with a sale and purchase contract (al-bai’), where customers sell their waste to the waste bank, and the proceeds from the sale are then converted into a savings balance through a deposit contract (wadi’ah yad dhamanah). Reviewed from Jasser Auda's framework, this system successfully transforms individual-scale benefits into broader community benefits by aligning the protection of wealth (hifzh al-mal) with environmental preservation (hifzh al-bi’ah) and the protection of life (hifzh an-nafs). The conclusion of the study confirms that the waste bank's operations comply with Shariah objectives. The recommended implication suggests the importance of a written clause in the waste bank's operations to provide clear legal certainty regarding the rights and obligations of both parties.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bank Sampah, Jual Beli, wadi’ah Yad Dhamanah, Maqasid al-Syari’ah, Jasser Auda. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 03:38 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Jul 2026 03:38 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19432 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
