Meliani, Riska (2026) Ekoteologi Qur’ani: Disrupsi Ekologis Manusia Menurut Al- Rāzī Dalam Kitab Mafātīh Al-Ghayb. Undergraduate Thesis thesis, UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
30122063_Bab I dan V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
30122063_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep disrupsi ekologis dalam perspektif Tafsir Mafātīḥ al-Ghayb karya Fakhruddin al-Rāzī, mengidentifikasi bentuk-bentuk disrupsi ekologis berdasarkan penafsirannya, serta mengkaji relevansi pemikirannya terhadap krisis lingkungan kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer berupa Tafsir Mafātīḥ al-Ghayb, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, artikel ilmiah, dan literatur yang berkaitan dengan tafsir, ekoteologi, serta isu lingkungan. Data dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Fakhruddin al-Rāzī, disrupsi ekologis berakar pada konsep fasād, yaitu rusaknya keteraturan (niẓām) dan keseimbangan (mīzān) alam akibat perilaku manusia yang mengabaikan nilai tauhid dan amanah kekhalifahan. Bentuk-bentuk disrupsi ekologis meliputi perubahan iklim, deforestasi, pencemaran lingkungan, krisis keanekaragaman hayati, dan eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan yang dipahami sebagai manifestasi fasād fī al-arḍ. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemikiran al-Rāzī tetap relevan dalam menjelaskan krisis lingkungan kontemporer karena menawarkan paradigma ekoteologis yang mengintegrasikan tauhid, amanah kekhalifahan, mīzān, dan fasād. Dengan demikian, penyelesaian krisis lingkungan tidak hanya memerlukan pendekatan ilmiah dan kebijakan, tetapi juga transformasi moral dan spiritual untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan Allah.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
