Arifada, Tsania (2026) Kontekstualisasi Kepemimpinan Nabi Musa dalam keluarga: Analisis Tafsir Maudhu’i. Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
Cover_Bab I dan Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Arifada, Tsania, 2026; Kontekstualisasi Kepemimpinan Nabi Musa dalam keluarga: Analisis Tafsir Maudhu’i. Skripsi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dr. Arif Chasanul Muna, Lc., MA. Kata Kunci: Kepemimpinan keluarga, Nabi Musa, tafsir maudhu’i, kontekstualisasi Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepemimpinan keluarga dalam membangun keluarga yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam memuat berbagai kisah para nabi yang dapat dijadikan teladan, salah satunya adalah kisah Nabi Musa a.s. Penelitian ini berfokus pada kepemimpinan Nabi Musa dalam keluarga yang tergambar dalam Q.S. Ṭāhā [20]: 10, Q.S. An-Naml [27]: 7, dan Q.S. Al-Qaṣaṣ [28]: 29. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip kepemimpinan keluarga Nabi Musa dalam Al-Qur’an serta menganalisis kontekstualisasinya dalam kehidupan masa kini. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode tafsir maudhu’i (tematik) menurut Abd al-Ḥayy al-Farmawi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kontekstual untuk memahami relevansi nilai-nilai kepemimpinan yang terkandung dalam ayat-ayat yang diteliti terhadap kehidupan keluarga modern. Data primer penelitian berupa ayat-ayat Al-Qur’an yang menjadi objek kajian, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab-kitab tafsir, buku, jurnal, dan literatur lain yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Nabi Musa dalam keluarga mengandung enam prinsip utama, yaitu: pertama, tanggung jawab dan perlindungan terhadap keluarga; kedua, kepedulian dan pemenuhan kebutuhan keluarga; ketiga, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan; keempat, optimisme; kelima, santun dalam bertutur kata; keenam, keterbukaan dalam berkomunikasi. Prinsip-prinsip tersebut tercermin dalam sikap Nabi Musa ketika memimpin keluarganya di tengah perjalanan dari Madyan menuju Mesir. Adapun kontekstualisasi kepemimpinan Nabi Musa dalam kehidupan masa kini menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut tetap relevan untuk diterapkan dalam keluarga modern, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi. Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, pemimpin keluarga diharapkan mampu membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kepemimpinan keluarga, Nabi Musa, tafsir maudhu’i, kontekstualisas | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X2.1 Ilmu Hadits | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur FUAD | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 08:30 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Jul 2026 08:30 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19518 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
