Strategi Guru Dalam Menerapkan Pembelajaran Holistik di SMP Al Islah Plus Kebagusan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang

Uma, Islakhatul (2026) Strategi Guru Dalam Menerapkan Pembelajaran Holistik di SMP Al Islah Plus Kebagusan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
20122076_COVER BAB 1 DAN BAB 5 DP.pdf

Download (1MB)
[img] Text
20122076_FULL TEXT-B5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20122076_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Pembelajaran holistik yang mengembangkan dimensi kognitif, afektif, sosial, fisik, dan spiritual menjadi imperatif global dalam pendidikan masa kini. Pembelajaran akademik sering terpisah dari pendidikan keagamaan, strategi guru dominan konvensional, dan evaluasi lebih menekankan kognitif daripada karakter. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam menerapkan pembelajaran holistik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik yang berfokus pada strategi guru. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik: wawancara semi-terstruktur dengan Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, dua guru (IPA dan PAI), dan dua siswa; observasi partisipan pasif terhadap proses pembelajaran; serta studi dokumen seperti KOSP, RPP, modul ajar, dan hasil karya siswa. Keabsahan data dijamin dengan triangulasi sumber, metode, dan peneliti. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru menerapkan tiga strategi utama dalam pembelajaran holistik. Pertama, strategi transdisiplin berbasis masalah kontekstual yang menjadikan masalah dunia nyata sebagai pusat belajar. Kedua, strategi mindfulness, meaningfulness, joyfulness (3M) dalam deep learning untuk menciptakan rasa aman psikologis dan keterhubungan emosional. Ketiga, strategi cultural-nature-community immersion yang memanfaatkan lingkungan lokal sebagai laboratorium hidup. Hasil ini membuktikan bahwa pembelajaran dapat berlangsung bermakna, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan nyata. Faktor pendukungnya meliputi visi misi sekolah, kompetensi guru dan kolaborasi melalui lesson study rutin, budaya religius yang mengakar. Adapun faktor penghambat signifikan adalah keterbatasan waktu (hanya 2×40 menit per minggu), minimnya bahan ajar integratif yang siap pakai, serta kekhawatiran guru terhadap tuntutan standardisasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi guru yang terintegrasi secara sistemik, didukung oleh ekosistem sekolah yang koheren, menjadi kunci keberhasilan penerapan pembelajaran holistik.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorFadli, FailasufUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Strategi Guru, Pembelajaran Holistik, SMP AI Islah Plus Kebagusan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Ftik
Date Deposited: 17 Jul 2026 08:45
Last Modified: 17 Jul 2026 08:48
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19585

Actions (login required)

View Item View Item