Komunikasi Simbolik Ruwahan Desa Sumurbandung: Akulturasi Budaya Jawa Pra-Islam dan Islam

Anggreini, Septi Dea (2026) Komunikasi Simbolik Ruwahan Desa Sumurbandung: Akulturasi Budaya Jawa Pra-Islam dan Islam. Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30422116_Bab I dan Bab V.pdf

Download (3MB)
[img] Text
30422116_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (999kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan warisan budaya yang beragam, salah satunya kebudayaan Jawa yang mengalami akulturasi. Salah satu tradisi hasil dari akulturasi yang masih dilestarikan hingga kini ialah tradisi Ruwahan di Desa Sumurbandung, Gejlig, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan setiap tahunnya tepatnya di bulan Ruwah pada hari Rabu Kliwon. Meskipun tradisi ini berfungsi untuk menjaga tali silaturahmi dan tolak-balak, adanya kemajuan akan zaman dan pola pikir masyarakat menjadikan tantangan terhadap pemaknaan simbol. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk dilakukan karena dapat mendokumentasikan dinamika komunikasi budaya dan bagaimana caranya untuk masyarakat lokal menyelesaikan ketegangan antara nilai agama dan tradisi leluhur agar senantiasa tidak oleh waktu. Secara teoritis, penelitian ini menggunakan teori Komunikasi Ritual dari James W. Carey untuk menganalisis bagaimana masyarakat merawat, memperbarui, dan menghasilkan nilai serta identitas kolektif melalui kebersamaan ritual jadi bukan hanya sekedar transmisi informasi saja. Sslain itu, guna untuk menganalisis proses pemaknaan individu terhadap lingkungan melalui simbol-simbol yang nyata, penelitian ini menerapkan teori Interaksionisme Simbolik dari George Herbert Mead dan Herbert Blummer yang berfokus pada konsep pemikiran pikiran (mind), diri (self), dan masyarakat (society). Landasan teoritis ini akan diperkuat dengan teori Akulturasi dari John W. Berry terkhususnya pada integration strategy serta dipadukan dengan konsep Islam Nusantara dari Azyumardi Azra untuk meninjau karakteristik Islam di Nusantara yang bersifat moderat terhadap tradisi lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-interpretatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan juru kunci sekaligus sesepuh desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga di Desa Sumurbandung. Analisis data dengan menggunakan model Miles & Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya tradisi Ruwahan di Desa Sumurbandung mewujudkan komunikasi simbolik melalui dimensi waktu (Rabu Kliwon), ruang (belik), dan benda ritual (kambing kendit dan sesajen) yang sarat akan makna filosofis moral manusia. Melalui proses interaksi sosial telah terjadi pergeseran makna yang dinamis dan dipengaruhi oleh perubahan pola pikir masyarakat yang lebih modernisasi. Mengacu pada integration strategy, masyarakat tetap mempertahankan eksistensi dari simbol-simbol Jawa pra-Islam namun mengikis secara perlahan unsur animisme nya dengan menyelaraskan tradisi Ruwahan pada nilai tauhid. Hal ini dibuktikan dengan adanya proses penyembelihan kambing kendit yang semula dilakukan oleh juru kunci, sekarang ini dilakukan oleh Ustadz dan penyembelihannya pun dilakukan sesuai dengan syari’at Islam. Tak lupa pula pergeseran fungsi sesajen yang hanya sebagai simbolisasi, serta adanya doa bersama berupa pembacaan Yasin dan Tahlil. Integrasi ini merepresentasikan aktualitas Islam Nusantara yang moderat dan toleran dalam menjaga keharmonisan sosial tanpa memicu konflik budaya dan agama.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSuaidi, HasanUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 300 Sociology and Anthropology(Sosiologi dan Antropologi) > 306.4 Specific Aspect of Culture/Aspek Spesifik tentang Budaya dan Kebudayaan
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 20 Jul 2026 04:31
Last Modified: 20 Jul 2026 04:31
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19821

Actions (login required)

View Item View Item