Syifah, Lela Tunas (2026) KELAHIRAN ANAK DI LUAR NIKAH DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK. Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
bab 1 dan bab 5 watermrk.pdf Download (894kB) |
|
|
Text
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Anak yang lahir di luar nikah sering menghadapi berbagai permasalahan hukum dan sosial, terutama terkait status keperdataan, pengakuan identitas, hak nafkah, hak waris, serta perlindungan dari diskriminasi. Pada dasarnya setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan hukum tanpa membedakan status kelahirannya. Namun, dalam praktiknya masih terdapat berbagai hambatan yang menyebabkan anak yang lahir di luar nikah belum memperoleh perlindungan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum yang timbul terhadap anak yang lahir di luar nikah serta mengkaji bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada anak tersebut dalam perspektif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach) ini dengan sumber bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu, serta bahan hukum tersier berupa kamus dan ensiklopedia hukum yang diperoleh dengan teknik dokumentasi. Selanjutnya, bahan hukum dianalisis secara preskriptif dengan menelaah norma hukum yang berlaku untuk memperoleh pemahaman mengenai kedudukan hukum anak yang lahir di luar nikah serta bentuk perlindungan hukum dengan menggunakan 3 pisau analisis yakni teori kepatian hukum, teori perlindungan hukum, dan teori perlindungan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelahiran anak di luar nikah dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti hubungan di luar perkawinan yang sah, kurangnya kesadaran hukum, serta faktor sosial dan budaya. Akibat hukum yang timbul antara lain berkaitan dengan status keperdataan anak, hak identitas, hak nafkah, pengasuhan, dan hubungan hukum dengan ayah biologis. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 memberikan perkembangan hukum dengan mengakui adanya hubungan keperdataan antara anak dan ayah biologis yang dapat dibuktikan menurut hukum. Selain itu, Undang-Undang Perlindungan Anak memberikan perlindungan terhadap anak yang lahir di luar nikah melalui prinsip non-diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak atas identitas, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, serta perlindungan dari segala bentuk perlakuan diskriminatif. Meskipun demikian, pelaksanaan perlindungan tersebut masih menghadapi hambatan berupa stigma sosial, rendahnya kesadaran hukum, dan belum optimalnya pemenuhan hak-hak anak dalam praktik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kelahiran anak di Luar Nikah, Perlindungan Anak, Diskriminasi, Perlindungan Hukum | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 07:31 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Jul 2026 07:31 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19839 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
