Ana, Icha Ara Anggi (2026) Peran Orang Tua dalam Mengatasi Dampak Negatif Game Online Mobile Legends pada Anak Usia 5–6 Tahun di Desa Kalijambe, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
20422060_COVER, BAB I & BAB V.pdf Download (658kB) |
|
|
Text
20422060_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
20422060_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan gadget pada anak usia dini, termasuk untuk memainkan game online Mobile Legends. Penggunaan yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan perubahan perilaku, emosi, dan interaksi sosial anak sehingga diperlukan peran aktif orang tua dalam melakukan pengawasan dan pendampingan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mengatasi dampak negatif bermain game online Mobile Legends pada anak usia 5–6 tahun serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi orang tua dalam proses pengasuhan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri atas tiga keluarga yang memiliki anak usia 5–6 tahun aktif bermain Mobile Legends di Dukuh Kalisih Tengah, Desa Kalijambe, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menjalankan peran sebagai pengawas, pengontrol penggunaan gadget, pendamping, pendidik, dan pengarah anak pada aktivitas yang lebih positif. Dampak negatif yang ditemukan meliputi anak mudah marah ketika kalah bermain, sulit menghentikan permainan, berkurangnya interaksi sosial secara langsung, serta meningkatnya ketergantungan terhadap gadget. Dalam menjalankan perannya, orang tua menghadapi beberapa tantangan, yaitu kesulitan membatasi waktu bermain, munculnya penolakan emosional ketika gadget diambil, keterbatasan waktu pengawasan karena kesibukan bekerja, serta pengaruh teman sebaya terhadap kebiasaan bermain anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pengasuhan digital tidak hanya ditentukan oleh pembatasan penggunaan gadget, tetapi juga oleh konsistensi pengawasan, komunikasi yang efektif, pemberian keteladanan, serta penyediaan aktivitas alternatif yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi orang tua dan lembaga PAUD dalam membangun praktik pengasuhan digital yang lebih efektif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | peran orang tua, Mobile Legends, game online, anak usia dini, pengasuhan digital. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.321 Bustanul Atfal 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 372.21 Pre School/Pendidikan Pra Sekolah |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Ftik | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:06 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:06 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19880 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
