Etika Komunikasi Islam Polres Kabupaten Pemalang dalam Membangun Kepercayaan Publik

Karima, Afina Athiyyatul (2026) Etika Komunikasi Islam Polres Kabupaten Pemalang dalam Membangun Kepercayaan Publik. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30422168_COVER, BAB I & BAB V.pdf

Download (866kB)
[img] Text
30422168_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
30422168_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (419kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Etika komunikasi Islam mengajarkan bahwa komunikasi harus berlandaskan kejujuran, kelembutan, kesantunan, kemudahan, penghormatan, dan efektivitas dalam menyampaikan pesan. Dalam pelayanan publik, aparat kepolisian dituntut memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan humanis guna membangun kepercayaan masyarakat. Namun, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian masih menghadapi tantangan akibat pelanggaran yang dilakukan oknum anggota, salah satunya kasus penipuan penerimaan anggota Polri oleh Briptu WT di Polres Pemalang. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penerapan etika komunikasi Islam sebagai strategi membangun kembali kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika komunikasi Islam dalam pelayanan Polres Pemalang serta perannya dalam meningkatkan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kasubsi Penmas Polres Pemalang, anggota kepolisian, dan masyarakat. Analisis data menggunakan teori kepercayaan publik Francis Fukuyama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polres Pemalang telah menerapkan enam prinsip etika komunikasi Islam, yaitu Qawlan Sadidan, Qawlan Layyinan, Qawlan Balighan, Qawlan Ma'rufan, Qawlan Maysuran, dan Qawlan Kariman. Berdasarkan teori Francis Fukuyama, kepercayaan publik dibangun melalui integritas, transparansi, kompetensi, akuntabilitas, dan konsistensi sehingga berdampak pada meningkatnya legitimasi sosial, partisipasi masyarakat, efektivitas pelayanan, dan citra institusi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi etika komunikasi Islam berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polres Pemalang. Penerapan komunikasi yang jujur, santun, humanis, mudah dipahami, dan menghargai masyarakat mampu memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang profesional, transparan, responsif, dan berorientasi pada masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorNoviyanto, KholidUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Etika Komunikasi Islam, Kepercayaan Publik, Pelayanan Publik, Polres Pemalang
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.5 Pers dan Media Massa Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 300 Sociology and Anthropology(Sosiologi dan Antropologi) > 302.2 Communication/Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 20 Jul 2026 06:46
Last Modified: 20 Jul 2026 06:46
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19896

Actions (login required)

View Item View Item