Tuslikhah, Siti (2026) Pemahaman Nusyuz sebagai Legitimasi Kekerasan dalam Rumah Tangga Perspektif Maqasid Al-Syariah (Studi di Desa Salakbrojo). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1119076_Bab I dan Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1119076_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
1119076_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (218kB) |
Abstract
Pemahaman mengenai nusyuz dalam masyarakat masih sering dimaknai sebagai bentuk ketidaktaatan istri terhadap suami. Pemahaman tersebut pada sebagian masyarakat dijadikan sebagai dasar pembenaran terhadap tindakan tertentu yang mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga dengan alasan menjalankan ajaran agama. Padahal, Islam mengajarkan penyelesaian konflik rumah tangga yang mengedepankan keadilan, kemaslahatan, dan perlindungan terhadap martabat manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman suami dan istri mengenai nusyuz, menganalisis bentuk legitimasi kekerasan dalam rumah tangga yang lahir dari pemahaman tersebut, serta menganalisisnya berdasarkan perspektif maqāṣid al-syarī'ah menurut Ibnu Asyur di Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang diambil dari penelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dianalisis secara kualitatif menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman nusyuz di kalangan narasumber masih didominasi oleh anggapan bahwa nusyuz merupakan bentuk ketidaktaatan istri terhadap suami, sedangkan konsep nusyuz yang dilakukan oleh suami belum dipahami. Pemahaman tersebut diperoleh melalui pengajian, tokoh agama, ceramah keagamaan, dan media sosial sehingga cenderung bersifat tekstual. Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian narasumber memandang nusyuz sebagai dasar yang membenarkan pemberian hukuman kepada istri, seperti membentak, memarahi, menghina, mendiamkan, bahkan memukul, serta adanya penggunaan dalil agama sebagai pembenaran terhadap tindakan tersebut. Ditinjau dari perspektif maqāṣid al-syarī'ah menurut Ibnu Asyur, pemahaman tersebut tidak sejalan dengan tujuan syariat, karena bertentangan dengan prinsip hifẓ al-nafs yang bertujuan menjaga jiwa, keselamatan, serta kesehatan fisik dan psikis manusia, prinsip hifz al-‘ird yang bertujuan menjaga kehormatan, martabat, dan harga diri manusia, serta prinsip hifz al-nasl yang bertujuan menjaga keutuhan, keharmonisan, dan kemaslahatan keluarga. Oleh karena itu, penyelesaian persoalan nusyuz seharusnya dilakukan melalui nasihat, musyawarah, komunikasi yang baik, dan mengedepankan kemaslahatan keluarga sesuai dengan tujuan syariat Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Nusyuz, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Maqasid Al-Syariah Ibnu Asyur. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 07:42 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Jul 2026 07:42 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19911 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
