Alviaturr Rohmaniah, Agnia (2026) FENOMENA MENUNDA PERNIKAHAN GENERASI Z DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA). Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
30122011_ AGNIA ALVIATURR ROHMANIAH. bab I dan V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
30122011_ AGNIA AL VIATURR ROHMANIAH. Full Text..pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
30122011_ AGNIA ALVIATURR ROHMANIAH LAMPIRAN.pdf Download (474kB) |
Abstract
Rohmaniah, Agnia Alviaturr. 2026. Fenomena Menunda Pernikahan Generasi Z Dalam Perspektif Al-Qur'an (Kajian Tafsir Kementerian Agama RI). Skripsi Studi Ilmu Al Qur’an Dan Tafsir UIN KH. Abdurrahman Wahid. Qomariyah M.S.I. Berdasarkan data BPS, angka pernikahan di Indonesia menurun tajam karena Generasi Z cenderung menunda usia perkawinan pertama akibat tuntutan modernitas. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja ayat Al-Qur‘an dan penafsiran Kemenag RI terkait fenomena menunda pernikahan Gen Z, serta bagaimana implikasinya? Penelitian ini bertujuan mengetahui ayat beserta penafsiran tersebut dan mengidentifikasi implikasi sosial-spiritualnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan metode maudlu‘i. Data diperoleh melalui dokumentasi dari Al-Qur'an, Tafsir Al-Qur'an Kementerian Agama RI, serta berbagai jurnal, karya ilmiah, dan data statistik yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Ayat-ayat yang membahas pernikahan dan kesiapan adalah, Qs. An-Nisa: 1, Qs. An-Nur: 32, Qs. Ar-Rum: 21 . (2) Penafsiran Kemenag RI menjelaskan kewajiban memenuhi kesiapan menyeluruh (al-isti'dād al-kāmil). Fitrah manusia untuk hidup berpasangan dan membangun keluarga. Konsep sakinah menuntut kematangan emosi, perintah istiffaf menjadi solusi yang belum mapan. Analisis implikasi dari fenomena ini terbagi dua. Pertama, implikasi sosial berupa penguatan ketahanan keluarga (al-tanāsub al-nafsī) dan penekanan angka perceraian, meski berdampak makro pada penurunan populasi (al-tarāju‘ al-dimugrāfī). Kedua, implikasi spiritual berupa pergeseran paradigma perkawinan menjadi kualitas ibadah (al-‘ibādah), di mana masa lajang digunakan sebagai fase persiapan batin (isti’dad) dan perbaikan diri (iṣlāḥ al-nafs) berbasis kesalehan digital demi menghindari kezaliman rumah tangga. Kata Kunci: Menunda Pernikahan, Generasi Z, Tafsir Kemenag RI
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Menunda Pernikahan, Generasi Z, Tafsir Kemenag RI | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X1.1 Ilmu-ilmu Al-Qur'an | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur FUAD | ||||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 01:08 | ||||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 01:08 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20025 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
