Abadi, Septian Lintang (2026) Perlindungan Konsumen Dalam Jual Beli Oli Motor Dengan Metode Bundling Di Bengkel Kecamatan Tulis Kabupaten Batang. Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1219041_Septian Lintang abadi_Bab I Dan V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1219041_Septian lintang abadi_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
1219041_Septian Lintang abadi_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (514kB) |
Abstract
Metode bundling dalam kegiatan jual beli merupakan strategi pemasaran yang menggabungkan dua produk atau lebih dalam satu paket dengan harga tertentu. Praktik ini ditemukan di bengkel-bengkel Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, di mana pelaku usaha menawarkan oli motor beserta produk tambahan seperti engine flush secara bersamaan, seringkali tanpa persetujuan penuh dari konsumen. Kondisi ini menimbulkan potensi pelanggaran terhadap hak konsumen, khususnya hak atas informasi dan hak untuk memilih sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perlindungan konsumen dalam jual beli oli motor dengan metode bundling di Bengkel Kecamatan Tulis Kabupaten Batang, serta menganalisis akibat hukum yang timbul dari penerapan praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung kepada pelaku usaha bengkel serta konsumen di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Sumber data sekunder bersumber dari buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode deskriptif induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli oli motor dengan metode bundling di Bengkel Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, memperlihatkan tingkat perlindungan konsumen yang rendah. Terdapat pelanggaran sistematis terhadap hak atas informasi (Pasal 4 ayat 1 huruf a UUPK) dan hak untuk memilih (Pasal 4 ayat 1 huruf b UUPK), yang ditandai dengan ketiadaan rincian harga per komponen dan tidak tersedianya opsi pembelian secara terpisah. Inkonsistensi dalam pemberian garansi juga ditemukan, yang melanggar ketentuan Pasal 19 UUPK. Adapun akibat hukum dari praktik ini mencakup risikoxix perdata berupa pembatalan akad dan ganti rugi berdasarkan Pasal 19 UUPK, sanksi administratif berupa peringatan atau denda sesuai Pasal 82 UUPK, serta potensi pidana atas tindakan penyesatan konsumen berdasarkan Pasal 62 UUPK. Dari perspektif hukum Islam, praktik ini melanggar maqasid syariah khususnya hifz al-mal (perlindungan harta) karena mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) dan ikrah (paksaan), sehingga mewajibkan dhaman (ganti rugi). Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Jual Beli, Metode Bundling, Bengkel, Hukum Islam
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Konsumen, Jual Beli, Metode Bundling, Bengkel, Hukum Islam | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 03:43 | ||||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:43 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20037 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
