Implikasi Pernikahan Jarak Jauh Terhadap Pemenuhan Hak Dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Konsep Keluarga Sakinah (Studi Kasus di Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang)

Kirana, Vania Sasi (2026) Implikasi Pernikahan Jarak Jauh Terhadap Pemenuhan Hak Dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Konsep Keluarga Sakinah (Studi Kasus di Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang). Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (464kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Vania Sasi Kirana, NIM 10122046, 2026. Implikasi Pernikahan Jarak Jauh terhadap Pemenuhan Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Konsep Keluarga Sakinah. Skripsi Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pembimbing: Luqman Haqiqi Amirulloh, M.H Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pernikahan jarak jauh yang banyak terjadi di Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang akibat tuntutan pekerjaan. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai implikasi terhadap pemenuhan hak dan kewajiban suami istri dalam perspektif Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pemenuhan hak dan kewajiban suami istri yang menjalani pernikahan jarak jauh serta implikasinya terhadap kehidupan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima pasangan suami istri yang menjalani pernikahan jarak jauh di Kecamatan Comal. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan nafkah lahir merupakan aspek yang paling konsisten terlaksana karena suami tetap menjalankan tanggung jawab ekonomi keluarga. Namun, pemenuhan nafkah batin belum dapat dilakukan secara optimal akibat keterpisahan fisik dalam waktu yang lama. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pasangan memanfaatkan komunikasi melalui telepon, pesan singkat, dan video call guna menjaga kedekatan emosional. Pernikahan jarak jauh juga menyebabkan pergeseran peran dalam keluarga, di mana istri memikul tanggung jawab yang lebih besar dalam pengasuhan anak dan pengelolaan rumah tangga. Dari perspektif Hukum Keluarga Islam, praktik pernikahan jarak jauh tetap dapat dipertahankan selama suami dan istri menjalankan hak dan kewajiban masing-masing, menjaga komunikasi, kepercayaan, dan komitmen bersama sehingga tujuan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah tetap dapat diwujudkan. Kata Kunci: Pernikahan Jarak Jauh, Hak dan Kewajiban Suami Istri, Hukum Keluarga Islam, Keluarga Sakinah.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAmirulloh, Luqman HaqiqiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pernikahan Jarak Jauh, Hak dan Kewajiban Suami Istri, Hukum Keluarga Islam, Keluarga Sakinah
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 21 Jul 2026 01:39
Last Modified: 21 Jul 2026 01:39
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20050

Actions (login required)

View Item View Item