Kusuma, Regina Wahyu Lintang (2026) NILAI-NILAI BIMBINGAN ISLAMI DALAM TRADISI NYADRAN GUNUNG DI DESA SILURAH KECAMATAN WONOTUNGGAL KABUPATEN BATANG. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
30522020_Cover_Bab_I-V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
30522020_FULL TEXT.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
30522020_LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Tradisi Nyadran Gunung merupakan ritual tahunan masyarakat Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk tolak bala dan ungkapan syukur kepada Allah Swt. Tradisi ini menarik untuk dikaji karena memadukan kearifan lokal Jawa dengan ajaran Islam, sehingga di dalamnya diduga terkandung nilai-nilai bimbingan Islami yang hidup dan diamalkan masyarakat secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua permasalahan, yaitu: (1) bagaimana pelaksanaan Tradisi Nyadran Gunung di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang; dan (2) bagaimana nilai-nilai bimbingan Islami yang terkandung dalam tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi sebagaimana dikemukakan John W. Creswell. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam terhadap lima kategori informan (Kepala Desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan perwakilan generasi muda), serta dokumentasi. Analisis nilai-nilai bimbingan Islami menggunakan kerangka rukun Islam, yang meliputi nilai akidah, syariat, muamalah, dan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Tradisi Nyadran Gunung memiliki struktur yang jelas antara unsur wajib (ider-ider, ziarah petilasan Ki Ageng Kusumo, penyembelihan wedhus kendhit, dan sedekah ambengan) dan unsur pelengkap (kirab sedekah bumi, tari ronggeng, dan pagelaran wayang kulit). Adapun nilai-nilai bimbingan Islami yang ditemukan meliputi nilai akidah (kesadaran bahwa seluruh doa hanya ditujukan kepada Allah Swt.), nilai syariat (kedisiplinan ibadah dalam setiap prosesi), nilai muamalah (musyawarah, gotong royong, dan pemerataan sedekah), serta nilai akhlak (keteladanan tokoh dan pengendalian diri melalui tapa bisu). Keempat nilai tersebut hadir secara terintegrasi dan bertahap, sehingga Tradisi Nyadran Gunung terbukti berfungsi sebagai media bimbingan Islami yang hidup dalam kehidupan masyarakat Desa Silurah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Nilai Bimbingan Islami, Tradisi Nyadran Gunung, Desa Silurah, Etnografi. | ||||||||
| Subjects: | 100 PHILOSOPHY AND PSYCHOLOGY (FILSAFAT DAN PSIKOLOGI) > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) > 158.3 Counseling and Interviewing/Psikologi Konseling, Penyuluhan, Pemberian Nasehat dan Wawancara 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.15 Psikologi Islam |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam | ||||||||
| Depositing User: | Putri Maei Lita | ||||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 03:57 | ||||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:57 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20067 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
