Rasionalitas Penundaan Perkawinan Masyarakat Kecamatan Wiradesa Tahun 2020-2024 (Perspektif Rational Choice)

Dimaski, Arif Rusda (2026) Rasionalitas Penundaan Perkawinan Masyarakat Kecamatan Wiradesa Tahun 2020-2024 (Perspektif Rational Choice). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
10122054_Bab I dan Bab V.pdf

Download (992kB)
[img] Text
fulltex arif rusda.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
10122054_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Angka perkawinan di KUA Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan mengalami penurunan yang konsisten, yakni dari 506 peristiwa nikah pada tahun 2020 menjadi 414 peristiwa pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat Kecamatan Wiradesa memilih untuk menunda perkawinan, serta menganalisis rasionalitas di balik keputusajn tersebut menggunakan Teori Pilihan Rasional (Rational Choice Theory) James S. Coleman. Secara teoretis, penelitian ini memperluas aplikabilitas Teori Pilihan Rasional dalam fenomena sosial-keagamaan, sedangkan secara praktis diharapkan menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan, KUA, pemerintah desa, dan akademisi dalam merespons perubahan pola perkawinan. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap empat klaster informan petugas KUA, penyuluh agama, perangkat desa, dan individu usia produktif yang menunda perkawinan. Data sekunder bersumber dari statistik nikah KUA 2020–2024, serta Kecamatan Wiradesa Dalam Angka 2025. Analisis dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber, menggunakan kerangka makro-mikro�makro James S. Coleman. Hasil penelitian menemukan lima faktor yang menyebabkan penundaan perkawinan (1) faktor ekonomi sebagai faktor paling dominan, yakni tingginya biaya perkawinan dan keterbatasan finansial (2) faktor pendidikan dan karier, terutama di kalangan perempuan yang menunda perkawinan demi menyelesaikan pendidikan (3) faktor psikologis berupa trauma perceraian orang tua dan kekhawatiran risiko rumah tangga (4) faktor sosial-budaya yang menunjukkan variasi tekanan norma di masyarakat dan (5) faktor sumber daya waktu bagi individu yang masih menanggung kewajiban keluarga asal. Kelima faktor ini saling berinteraksi dalam skema makro-mikro-makro Coleman kondisi sosial-ekonomi dan struktural pada level makro membentuk kalkulasi rasional individu di tingkat mikro, yang kemudian terakumulasi menjadi fenomena penurunan angka perkawinan secara makro. Rasionalitas penundaan ini juga tercermin dari tiga pola yang menyertainya pernikahan usia remaja yang kini hampir tidak dijumpai, penundaan yang meluas hingga ke kelompok usia yang sudah memenuhi syarat hukum untuk menikah, serta minimnya kecenderungan masyarakat menempuh jalur nikah siri sebagai respons atas penundaan tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorFahrodin, FahrodinUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Penundaan Perkawinan, Teori Pilihan Rasional, KUA Wiradesa
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 22 Jul 2026 02:39
Last Modified: 22 Jul 2026 02:39
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20091

Actions (login required)

View Item View Item