Strategi Pengelola Objek Wisata Religi Makam Sapuro Kota Pekalongan Dalam Meminimalisasi Keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

Risqomah, Risqomah (2026) Strategi Pengelola Objek Wisata Religi Makam Sapuro Kota Pekalongan Dalam Meminimalisasi Keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30622014_Bab I dan Bab V.pdf

Download (3MB)
[img] Text
30622014_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
30622014_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), khususnya pengemis, di kawasan Objek Wisata Religi Makam Sapuro Kota Pekalongan yang berpotensi mengganggu kenyamanan, ketertiban, dan kekhusyukan peziarah. Kondisi tersebut mendorong pengelola menerapkan berbagai strategi untuk meminimalisasi keberadaan PMKS tanpa menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan. Rumusan masalah penelitian ini meliputi: (1) bagaimana strategi pengelolaan Objek Wisata Religi Makam Sapuro Kota Pekalongan dalam meminimalisasi keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial; dan (2) apa saja faktor pendukung serta faktor penghambat dalam pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengelola Makam Sapuro, pedagang, peziarah, serta pihak terkait. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan dilakukan melalui pengelolaan atraksi, aksesibilitas, fasilitas, dan promosi. Pengelola menerapkan peraturan dan tata tertib, melakukan pengawasan secara berkala, mengimbau pengunjung agar menyalurkan sedekah melalui kotak amal resmi, serta menjalin koordinasi dengan pihak terkait. Faktor pendukung meliputi komitmen pengelola, partisipasi masyarakat dan pedagang, tingginya kesadaran pengunjung, adanya peraturan dan tata tertib, serta upaya menjaga nilai-nilai religius. Sementara itu, faktor penghambat meliputi tingginya jumlah pengunjung, budaya memberi secara langsung kepada pengemis, keterbatasan sumber daya pengelola, faktor ekonomi penyandang kesejahteraan sosial, serta koordinasi dengan instansi terkait yang belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi pengelolaan Objek Wisata Religi Makam Sapuro Kota Pekalongan dalam meminimalisasi keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial telah berjalan cukup baik meskipun belum sepenuhnya optimal. Penerapan strategi tersebut mampu menciptakan kawasan wisata yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi peziarah. Namun, diperlukan peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait, penguatan edukasi kepada masyarakat, serta evaluasi secara berkelanjutan agar upaya meminimalisasi keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAfiani, LiaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: strategi pengelolaan, wisata religi, penyandang kesejahteraan sosial , makam sapuro kota pekalongan
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.2 Dakwah Islam, Penyebaran Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Manajemen Dakwah
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 24 Jul 2026 03:38
Last Modified: 24 Jul 2026 03:38
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20134

Actions (login required)

View Item View Item