Savara, Sakinatul (2026) Etika Berburu Hewan Perspektif Al-Qur’an (Kajian Maudhu'i Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Az-Zuhaili). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
3121007_Bab I dan Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
3121007_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
3121007_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (688kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya praktik perburuan hewan yang tidak lagi berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, tetapi juga untuk kepentingan ekonomi, hiburan, dan perdagangan satwa liar yang berdampak pada kerusakan ekosistem serta menurunnya populasi satwa. Al-Qur'an sebagai pedoman hidup telah memberikan prinsip-prinsip etika berburu yang perlu dipahami secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran Wahbah az-Zuhaili terhadap QS. Al-Mā'idah ayat 4 dan ayat 94–96 serta mengkontekstualisasikan nilai-nilai etika berburu hewan pada era kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode tafsir maudhu'i (tematik). Sumber data primer penelitian adalah Tafsir Al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Wahbah az-Zuhaili, berburu merupakan aktivitas yang dibolehkan selama memenuhi ketentuan syariat dan dilandasi nilai ketakwaan. Dari analisis terhadap QS. Al-Mā'idah ayat 4 dan ayat 94–96 diperoleh enam prinsip etika berburu, yaitu kompetensi pemburu, tauhid dan ketakwaan, pengendalian diri, tanggung jawab, kemanfaatan, serta keseimbangan ekologis. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa aktivitas berburu tidak hanya berorientasi pada aspek halal dan haram, tetapi juga mengandung dimensi moral, spiritual, dan ekologis yang menuntut manusia memanfaatkan satwa secara bertanggung jawab. Dalam konteks kontemporer, prinsip-prinsip tersebut relevan sebagai landasan etis dalam mendukung konservasi satwa, mencegah perburuan liar, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memperkuat kesadaran manusia sebagai khalifah dalam memelihara kelestarian lingkungan sesuai dengan ajaran Al-Qur'an.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Etika Berburu, Tafsir Al-Munir, Wahbah az-Zuhaili, QS. Al-Mā'idah, Konservasi Satwa. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X2.1 Ilmu Hadits | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur FUAD | ||||||||
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:14 | ||||||||
| Last Modified: | 23 Jul 2026 08:14 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20177 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
